Ketua MHH Muhammadiyah Bekasi Raih Penghargaan Penegakan Hukum MUI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, H. Abdul Chalim, SH, menerima penghargaan bidang penegakan hukum.(poto: mediaislam.id).

Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, H. Abdul Chalim, SH, menerima penghargaan bidang penegakan hukum.(poto: mediaislam.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Abdul Chalim penghargaan MUI menjadi perhatian dalam peringatan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kongres Umat Islam Indonesia 2026. Ketua Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi, H. Abdul Chalim, SH, menerima penghargaan bidang penegakan hukum di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (2/7).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Abdul Chalim dalam mendampingi masyarakat dhuafa dan kelompok miskin. Selama ini, ia secara konsisten memperjuangkan akses keadilan bagi warga yang kesulitan memperoleh bantuan hukum.

Konsisten Dampingi Masyarakat Kurang Mampu

Setelah itu, Abdul Chalim menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh advokat yang terus memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat kecil.

“Penghargaan ini merupakan penghargaan bagi seluruh advokat yang terus berjuang memberikan pembelaan hukum kepada masyarakat miskin dan dhuafa,” ujarnya.

Selain menyampaikan rasa syukur, Abdul Chalim mengajak seluruh pejuang keadilan agar tetap berpihak kepada masyarakat yang terpinggirkan. Menurutnya, profesi advokat memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan hak-hak kelompok lemah tetap terlindungi.

“Pengacara harus terus berdiri membela orang-orang yang lemah dan dilemahkan, mereka yang dipinggirkan, serta mereka yang hak-haknya hilang atau dihilangkan. Semua itu harus dilakukan dengan keikhlasan yang setinggi-tingginya,” katanya.

MUI Beri Apresiasi kepada 27 Penerima

Sementara itu, penghargaan tersebut menjadi bagian dari kegiatan bertema “Penguatan Misi Keumatan dan Sinergitas MUI dengan Penegak Hukum untuk Advokasi dan Perlindungan Hukum bagi Kelompok Dhuafa dan Masyarakat Miskin.”

Baca Juga :  MAN IC Serpong Jadi Madrasah IB Pertama di RI

Dalam kesempatan yang sama, MUI memberikan penghargaan kepada 27 penerima yang terdiri atas individu dan lembaga. Mereka memperoleh apresiasi karena dinilai memberikan kontribusi nyata dalam penegakan hukum serta advokasi bagi masyarakat.

Adapun penerima penghargaan lainnya meliputi Busyro Muqoddas, Nurrohim dari Yayasan Bina Insan Mandor, Ike Farida dari Farida Law Office, Jajang Mulyana dari Polda Banten, Dudung Amadung Abdullah dari DPP Hidayatullah, serta Himpunan Konsultan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia.

Baca Juga :  83 Santriwati Ummul Mukminin Wisuda Tahfidz 2026 Makassar

Di sisi lain, Abdul Chalim tercatat sebagai penerima penghargaan ke-27 yang mewakili Kantor Hukum Ichal BBS & Rekan.

Menteri Agama Dukung Langkah MUI

Pada acara yang sama, Menteri Agama RI menyampaikan dukungan terhadap langkah MUI yang memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh penegak hukum berprestasi. Menurutnya, apresiasi seperti ini mampu menghadirkan narasi positif di tengah dominannya pemberitaan mengenai pelanggaran hukum.

“Tradisi memberikan penghargaan kepada individu yang berjasa atau melahirkan inovasi kebaikan merupakan tindakan mulia dan bersifat profetik,” ujar Menteri Agama dalam sambutannya.

Ke depan, penghargaan tersebut diharapkan mendorong semakin banyak advokat, penegak hukum, dan lembaga untuk memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat miskin, dhuafa, dan kelompok rentan. Dengan demikian, akses terhadap keadilan dapat terus terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.(ust)

Berita Terkait

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI
Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat
Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah
Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta
Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen
KUII VIII Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Febrie
Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus Menegaskan Hakikat Politik Adalah Ibadah Pengabdian Kepada Bangsa
Baznas Buka Suara Soal Wacana Zakat Pengganti Pajak
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:42 WIB

Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB