Jakarta, dorlanhikmah.com – Seleksi beasiswa Al Azhar PBNU resmi dibuka oleh PBNU melalui RMI PBNU. Program ini memberi kesempatan kepada santri di seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi sarjana di Mesir.
Pendaftaran dibuka pada 10–17 Juni 2026. Peserta mendaftar menggunakan akun resmi pondok pesantren masing-masing sebagai syarat utama.
Sistem ini memastikan setiap pendaftar terhubung langsung dengan lembaga pendidikan yang menaungi mereka.
Tujuan Program: Cetak SDM Santri Berdaya Saing Global
Ketua RMI PBNU, KH Hodri Arief, menegaskan bahwa program ini hadir untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia santri. PBNU ingin membentuk generasi yang kuat dalam pemahaman agama sekaligus memiliki kemampuan akademik modern.
Ia menjelaskan bahwa PBNU mendorong santri untuk menguasai ilmu keagamaan dan non-keagamaan secara seimbang. Pendekatan ini dinilai penting agar lulusan pesantren mampu bersaing di tingkat regional maupun global.
“RMI PBNU membuka kesempatan bagi santri untuk memperdalam ilmu agama dan non-agama sekaligus memperluas wawasan sesuai perkembangan zaman,” ujar Hodri.
PBNU menyiapkan sistem pembagian kuota agar kesempatan terbuka secara merata. Organisasi ini menargetkan santri dari berbagai daerah dapat ikut bersaing tanpa terkonsentrasi di wilayah tertentu.
Hodri menyampaikan bahwa PBNU ingin memperluas akses pendidikan bagi seluruh santri. Ia menegaskan bahwa setiap pesantren memiliki peluang yang sama untuk mengirimkan kandidat terbaik.
PBNU menegaskan proses seleksi berjalan secara terbuka dan mengutamakan prestasi akademik. Panitia seleksi menilai seluruh peserta berdasarkan kemampuan masing-masing tanpa faktor eksternal.
Hodri menolak anggapan adanya jalur khusus atau pengaruh kedekatan dalam proses penerimaan. Ia memastikan tidak ada praktik titipan dalam seleksi beasiswa ini.
“Seleksi kami lakukan berdasarkan kemampuan akademik santri. Tidak ada titipan dalam proses ini,” tegasnya.
Ia juga menambahkan pesan Ketua Umum PBNU yang menekankan pentingnya keadilan akses pendidikan. Santri berprestasi harus mendapat kesempatan yang sama tanpa terhambat latar belakang keluarga.
30 Kuota Beasiswa Penuh ke Al-Azhar Mesir
Program ini menyediakan 30 kuota untuk studi di Al-Azhar University Mesir. Dari jumlah tersebut, 15 kuota di alokasikan untuk jurusan keagamaan dan 15 lainnya untuk jurusan non-keagamaan.
Seluruh penerima beasiswa akan memperoleh pembiayaan penuh selama masa studi. Program ini menjadi salah satu jalur strategis PBNU dalam mencetak kader santri berwawasan global.
Calon peserta dapat mengakses panduan pendaftaran melalui kanal resmi yang di sediakan panitia. PBNU mengimbau seluruh pendaftar untuk mengikuti prosedur dengan cermat agar proses seleksi berjalan lancar.
Program ini di harapkan menjadi pintu bagi santri Indonesia untuk memperluas pengalaman akademik di tingkat internasional sekaligus memperkuat kontribusi di masyarakat.(ust)







Komentar