Kemenag Matangkan Persiapan Festival Maulid Kepulauan Seribu Guna Perkuat Syiar Islam

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat persiapan Festival Maulid Kepulauan Seribu 1448 Hijriah.(poto: Kemenag DKI).

Rapat persiapan Festival Maulid Kepulauan Seribu 1448 Hijriah.(poto: Kemenag DKI).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kabupaten Kepulauan Seribu mematangkan agenda besar keagamaan melalui rapat koordinasi intensif. Rapat strategis ini mematangkan persiapan Festival Maulid Kepulauan Seribu 1448 Hijriah sekaligus mengevaluasi program pembinaan masyarakat yang sedang berjalan.

Para penyuluh menyelenggarakan pertemuan penting tersebut di Masjid Agung Al-Makmuriyah, Pulau Pramuka, pada Rabu (15/7/2026). Seluruh peserta rapat menyepakati pembagian tugas teknis agar pelaksanaan syiar Islam berjalan optimal.

Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Kepulauan Seribu, Samtidar Efendy Tomagola, memimpin langsung jalannya rapat koordinasi. Beliau saat ini juga aktif menjabat sebagai Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Sejumlah penyuluh agama Islam dan penghulu di wilayah kepulauan menghadiri musyawarah kerja ini secara antusias. Mereka siap membangun kolaborasi kuat dengan para pengurus masjid di seluruh wilayah Kepulauan Seribu.

Rapat Koordinasi Evaluasi Program Pembinaan Masyarakat

Forum ini mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan program penyuluhan yang telah menyasar warga pulau selama beberapa bulan terakhir. Evaluasi berkala tersebut menjamin mutu pembinaan keagamaan berjalan sesuai target Kankemenag.

Selain fokus mengevaluasi program lama, peserta rapat langsung mengalihkan perhatian pada rancangan teknis festival keagamaan mendatang. Panitia menyusun pembagian tugas secara detail demi menyukseskan perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga :  Sholawatan Kebangsaan Bantul Edukasi Bahaya Pinjol dan Judol

Pihak panitia menjadwalkan perhelatan akbar keagamaan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan syiar tersebut akan mulai bergulir pada tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2026.

Masyarakat lokal memprediksi perayaan ini akan menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai pulau pemukiman. Panitia mengemas acara secara menarik dengan memadukan unsur edukasi keagamaan dan perlombaan kompetitif.

Rangkaian Perlombaan Edukatif Meriahkan Syiar Islam

Panitia menyiapkan acara Tabligh Akbar sebagai puncak momentum siraman rohani bagi umat Muslim di wilayah kepulauan. Selain ceramah umum, festival ini menghadirkan berbagai kompetisi keagamaan untuk menjaring potensi generasi muda.

Anak-anak dan remaja dapat mengikuti lomba cerdas cermat keagamaan serta kompetisi kumandang adzan yang syahdu. Pihak panitia juga menggelar lomba tilawah Al-Qur’an dan kompetisi seni mewarnai kaligrafi islam.

Berbagai perlombaan tersebut menyasar peserta dari kelompok usia anak-anak hingga kalangan remaja produktif. Upaya masif ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta mendalam kepada figur dan keteladanan Rasulullah SAW.

Baca Juga :  Rektor UIN Jambi Buka KKG MA Laboratorium Terapkan Kurikulum Berbasis Cinta

Penyelenggaraan kompetisi ini sekaligus menjadi media strategis dalam memperkuat gaung syiar Islam di wilayah pesisir Jakarta. Panitia optimis kegiatan edukatif mampu menyering bakat-bakat terbaik dari santri kepulauan.

Momentum Eratkan Ukhuwah Melalui Keteladanan Rasulullah

Ketua IPARI Kepulauan Seribu, Samtidar Efendy Tomagola, menegaskan bahwa festival ini mengusung misi persatuan umat yang kokoh. Beliau berharap perhelatan akbar mampu meningkatkan semangat warga dalam mengamalkan nilai-nilai luhur kenabian.

“Festival Maulid Nabi bukan hanya peringatan seremonial, tetapi menjadi media dakwah yang menghadirkan edukasi, syiar Islam, dan pembinaan umat,” ujar Samtidar. Oleh karena itu, seluruh panitia harus mematangkan persiapan agar kegiatan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Beliau menaruh harapan besar pada jalinan kolaborasi antara penyuluh agama, penghulu, dan pengurus kemakmuran masjid. Sinergi lintas sektoral ini diyakini mampu mewujudkan festival yang meriah, bermutu, dan berdampak nyata.

Pihak penyelenggara ingin membangun semangat kebersamaan yang kokoh di tengah keanekaragaman masyarakat pulau. Perayaan tahun ini menargetkan lahirnya generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an dan menerapkan prinsip islami sehari-hari.(ust)

Berita Terkait

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI
Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat
Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah
Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta
Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen
KUII VIII Desak Pemerintah Bentuk Satgas Khusus Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Febrie
Wamenko Polkam Lodewijk F Paulus Menegaskan Hakikat Politik Adalah Ibadah Pengabdian Kepada Bangsa
Baznas Buka Suara Soal Wacana Zakat Pengganti Pajak
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Gubernur Sumbar Tekankan Pentingnya Penguatan Fikih Wasathiyah Jaga Persatuan Umat

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:42 WIB

Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:00 WIB

Praktik Tajhizul Janaiz Santri Lirboyo Diikuti Ribuan Peserta

Senin, 27 Juli 2026 - 19:00 WIB

Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Berita Terbaru

Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI berkolaborasi dengan Baznas RI untuk memperkuat literasi keislaman digital AI.(poto: hidayatullah.com).

Berita Islam

MUI dan Baznas Latih Mujahid Digital Kuasai Teknologi AI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB