HANI 2026 Padang: Maigus Nasir Tegaskan Narkoba Ancaman Nyata bagi Kemanusiaan dan Generasi Muda

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang berlangsung di Halaman Fase VII Pasar Raya Padang.( poto : padangkita.com )

peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang berlangsung di Halaman Fase VII Pasar Raya Padang.( poto : padangkita.com )

Kota Padang, dorlanhikmah.com – HANI 2026 Padang menjadi momentum penting untuk memperkuat gerakan bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkotika.

Pemerintah Kota Padang dan berbagai elemen masyarakat menegaskan komitmen mereka untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba yang terus mengintai kehidupan sosial.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 berlangsung di Halaman Fase VII Pasar Raya Padang, Rabu (24/6/2026). Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kota Padang menginisiasi kegiatan tersebut dengan melibatkan unsur pemerintah, aparat, dan organisasi kemasyarakatan.

Selain menjadi agenda tahunan, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi berbagai pihak untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba. Karena itu, panitia menghadirkan kirab, apel akbar, serta penandatanganan pakta integritas bersama sebagai simbol komitmen kolektif.

Maigus Nasir Ingatkan Bahaya Narkoba bagi Kemanusiaan

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia mengingatkan masyarakat mengenai dampak serius narkoba yang dapat merusak kualitas hidup dan masa depan seseorang.

Menurut Maigus, narkotika telah berkembang menjadi ancaman yang tidak bisa dianggap remeh. Bahkan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga menghancurkan fungsi kemanusiaan seseorang.

“Narkoba adalah penghancur. Narkoba merupakan pembunuh massal. Ketika seseorang telah kecanduan narkoba, sesungguhnya dia adalah mayat yang berjalan. Sebab, kemanusiaannya sudah tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya,” tegas Maigus Nasir.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa narkoba menyerang fungsi otak yang menjadi pusat kendali perilaku, emosi, dan cara berpikir manusia. Akibatnya, korban penyalahgunaan narkotika sering kehilangan kemampuan untuk menjalankan peran sosialnya secara normal.

Baca Juga :  Semarak Maulid Padang Timur 1448 H Cetak Generasi Muda Berkarakter Islami

Oleh sebab itu, Maigus mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba. Menurutnya, ancaman tersebut harus dihadapi secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Pemko Padang Andalkan Pendidikan dan Penguatan Karakter

Selain mendukung penegakan hukum, Pemerintah Kota Padang juga memperkuat langkah pencegahan melalui pendekatan pendidikan, moral, dan keagamaan. Dengan demikian, generasi muda memiliki benteng yang kuat untuk menghadapi berbagai pengaruh negatif.

Maigus menegaskan bahwa Pemko Padang terus menjalankan berbagai program yang berorientasi pada pembentukan karakter. Salah satunya melalui Program Smart Surau dan Padang Juara.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual. Karena itulah, pendidikan karakter menjadi bagian penting dalam strategi pencegahan narkoba.

“Melalui Program Smart Surau dan Padang Juara, Pemerintah Kota Padang bertekad membentuk generasi yang berkarakter, memiliki kecerdasan intelektual, serta kuat secara moral dan spiritual sehingga mampu terhindar dari pengaruh negatif narkoba,” ujarnya.

Di sisi lain, pendekatan berbasis nilai agama dan pendidikan dinilai mampu memperkuat daya tahan remaja terhadap berbagai bentuk penyimpangan sosial. Oleh karena itu, program tersebut terus menjadi perhatian pemerintah daerah.

LAN Kota Padang Bangun Kesadaran Publik

Sementara itu, Ketua LAN Kota Padang, Yuliar, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih kawasan Pasar Raya Padang sebagai lokasi kegiatan. Dengan memilih pusat keramaian, pesan mengenai bahaya narkoba diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Baca Juga :  AMREI dan MUI Gelar Pelatihan Manajemen Risiko Untuk Perkuat Tata Kelola Ekonomi Umat

Menurut Yuliar, peringatan HANI tidak cukup hanya dilakukan dalam ruang terbatas. Sebaliknya, kegiatan harus hadir di tengah masyarakat agar kesadaran publik terus meningkat.

Karena alasan tersebut, LAN Kota Padang menggelar kirab, apel akbar, dan penandatanganan pernyataan sikap bersama. Langkah itu sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan.

“Melalui kirab, apel akbar, dan penandatanganan pernyataan sikap ini, kami ingin membangun kesadaran bersama akan bahaya narkoba sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan,” kata Yuliar.

Komitmen Bersama Wujudkan Kota Padang Bersinar

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mengikuti pembacaan dan penandatanganan pernyataan sikap bersama. Melalui langkah tersebut, seluruh pihak menyatakan dukungan terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Selanjutnya, penandatanganan itu menjadi simbol komitmen kolektif untuk mewujudkan Kota Padang yang Bersih dari Narkoba atau Bersinar. Dengan adanya dukungan lintas sektor, upaya pencegahan di harapkan berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, Kepala Bidang Ideologi Kesbangpol Nofiandi Amir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan organisasi kemasyarakatan se-Kota Padang.

Pada akhirnya, peringatan HANI 2026 di Kota Padang kembali menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan keterlibatan semua pihak.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat, organisasi masyarakat, dan warga menjadi kunci untuk menjaga generasi muda dari ancaman narkotika yang terus berkembang.( ust)

Berita Terkait

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026
Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas
Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Dan Kisi-Kisi Soal Tes CAT
Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi
Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi
BKIM IPB Gelar Diskusi Publik Kawal Perwali P4S Bogor
Wali Kota Pariaman Melantik Pimpinan Baznas Baru Periode 2026-2031
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:33 WIB

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026

Rabu, 2 September 2026 - 20:26 WIB

Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas

Rabu, 2 September 2026 - 20:14 WIB

Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:53 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:46 WIB

BKIM IPB Gelar Diskusi Publik Kawal Perwali P4S Bogor

Berita Terbaru

Peserta komisi bahtsul masail waqi'iyah.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Komersialisasi Data DNA Menurut Muktamar NU

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:27 WIB