Hikmah Maulid Nabi Muhammad: Rais Syuriah PBNU Ajak Umat Perkuat Akhlak dan Kerukunan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof KH Zainal Abidin.(poto: istimewa).

Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof KH Zainal Abidin.(poto: istimewa).

Palu, dorlanhikmah.com – Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. KH. Zainal Abidin, mengajak seluruh umat Islam menjadikan momentum peringatan hari lahir Rasulullah sebagai sarana perbaikan diri. Oleh karena itu, beliau menegaskan bahwa hikmah Maulid Nabi Muhammad harus menjadi pijakan utama dalam memperkuat keluhuran akhlak dan keteladanan di tengah masyarakat.

Sebab, masyarakat Indonesia perlu mengingat kembali hakikat utama pengutusan Rasulullah ke muka bumi ini. Bahkan, Nabi Muhammad hadir secara khusus sebagai pembawa kasih sayang serta rahmat bagi seluruh alam semesta.

Meneladani Metode Dakwah Rasulullah dengan Kelembutan Hati

Selain itu, peringatan Maulid Nabi hendaknya mampu meningkatkan keimanan sekaligus memperbaiki perilaku setiap Muslim. Maka dari itu, Prof. Zainal menekankan pentingnya meneladani seluruh akhlak mulia Nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Selanjutnya, para dai dan ulama memikul tanggung jawab besar sebagai pewaris tugas kenabian di era modern. Dengan demikian, mereka harus menyampaikan ajaran agama dengan cara-cara yang menyejukkan.

Baca Juga :  PBNU Luncurkan Buku Pedoman Perlindungan Anak di Pesantren

Sesuai teladan beliau, pendekatan dakwah Rasulullah selalu berdiri di atas pijakan hikmah dan kelembutan. Sehingga, syiar Islam tidak boleh menggunakan cara-cara intimidatif atau memaksa orang lain.

Namun, masyarakat harus menghentikan kebiasaan menjadikan peringatan Maulid Nabi sebatas kegiatan seremonial tahunan semata. Sebaliknya, momentum bersejarah ini hendaknya menjadi sarana otokritik untuk mengukur pengamalan nilai-nilai kenabian.

Lagipula, Rasulullah SAW selalu mengajarkan umatnya untuk menghargai setiap kebaikan sekecil apa pun. Di samping itu, beliau juga melarang keras sikap meremehkan atau menghina sesama manusia.

Sebab pada dasarnya, kunci keberhasilan dakwah Nabi terletak pada keluhuran akhlak dan ketulusan hati yang mendalam. Oleh sebab itu, pakar pemikir Islam modern UIN Datokarama Palu ini meyakini nilai tersebut sangat relevan hingga hari ini.

Baca Juga :  Kafilah Jambi MTQ Nasional Sukses Tembus Babak Final Tilawah Al-Qur’an 2026

Merawat Kemajemukan Bangsa Melalui Keteladanan Akhlak Mulia

Secara nyata, nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad sanggup menjaga dan merawat kemajemukan bangsa Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah. Hasilnya, keharmonisan hidup akan terwujud nyata saat warga mengamalkan kepedulian sosial.

Lebih lanjut, sikap saling menghormati antarumat beragama menjadi fondasi kokoh bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab, persaudaraan yang erat akan membentengi masyarakat dari ancaman perpecahan.

Akhirnya, peringatan Maulid Nabi harus mampu memperkuat tali persaudaraan sesama anak bangsa. Oleh karena itu, PBNU mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat kedamaian dan toleransi secara konsisten.

Pada akhirnya, pesan perdamaian ini menjadi refleksi penting bagi perbaikan kualitas iman setiap individu. Sebab, pengamalan ajaran Nabi secara mutlak akan melahirkan keharmonisan hidup beragama yang sejati.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri Meneguhkan Moral Bangsa

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:33 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB