PBNU Kerahkan Tim Bencana NTT dan Kalimantan di Tengah Muktamar

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PBNU kerahkan tim penanganan bencana NTT dan Kalimantan.(poto: nuonline).

PBNU kerahkan tim penanganan bencana NTT dan Kalimantan.(poto: nuonline).

NTT, dorlanhikmah.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengerahkan tim penanganan bencana secara sigap. Oleh karena itu, langkah cepat ini tetap berjalan di tengah persiapan muktamar.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf memastikan NU tetap siaga penuh. Selain itu, mereka membantu korban bencana di NTT dan Kalimantan.

Gus Yahya menegaskan sikap tersebut langsung di Gedung PBNU Jakarta. Pihaknya ingin seluruh elemen bangsa menghadapi musibah secara bersama-sama.

Langkah Cepat LPBI NU Tangani Wilayah Terdampak

PBNU telah menginstruksikan LPBI NU untuk bergerak cepat di lapangan. Akibatnya, tim khusus sudah meluncur langsung menuju lokasi bencana.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, petugas andalan telah tiba di lokasi. Selanjutnya, mereka menyalurkan berbagai bantuan logistik kepada para korban.

Sementara itu, PBNU menjalin komunikasi intensif dengan wilayah Kalimantan. Komunikasi tersebut melibatkan PWNU serta PCNU setempat secara aktif.

Situasi di lapangan terasa cukup menantang pada masa sekarang. Pasalnya, semua pengurus daerah sedang bersiap menghadiri muktamar nasional.

Gus Yahya meminta struktur daerah menunjuk petugas khusus. Penunjukan ini bertujuan mengantisipasi penanganan darurat di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  PBNU Tetapkan Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU

Para pengurus wilayah dan cabang dijadwalkan berangkat hari Rabu. Kendati demikian, posko darurat harus tetap berjalan secara optimal.

Pihaknya juga melibatkan LKNU serta LAZISNU di berbagai daerah. Oleh sebab itu, koordinasi pusat dan daerah terus berjalan secara berkesinambungan.

Berbagai badan otonom turut digerakkan dalam misi kemanusiaan ini. Seluruh elemen bekerja keras membantu meringankan beban warga terdampak.

Permohonan Maaf Serta Laporan Korban Gempa NTT

Gus Yahya menyampaikan permohonan maaf kepada publik secara terbuka. Pasalnya, fokus sumber daya manusia terbagi dengan agenda besar organisasi.

Hajatan nasional tersebut berlangsung di Tambakberas Jombang Jawa Timur. Meskipun demikian, kontribusi nyata bagi masyarakat tetap diupayakan maksimal.

Sebelumnya, Tim NU Peduli Gempa Flores telah bergerak aktif. Melalui langkah tersebut, mereka menyalurkan bantuan ke tujuh kabupaten di NTT.

Bantuan disalurkan melalui dua puluh posko mandiri maupun umum. Berbagai banom NU bahu-membahu menyalurkan logistik penunjang secara merata.

BNPB melaporkan jumlah korban meninggal akibat gempa bumi NTT. Berdasarkan data, angka korban jiwa kini mencapai sembilan puluh satu orang.

Baca Juga :  Daftar Lengkap Pemenang Kompetisi Film Islami Kemenag 2026

Berton Panjaitan menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers resmi. Pihaknya merinci sebaran korban jiwa di berbagai kabupaten di NTT.

Manggarai mencatatkan angka korban meninggal paling tinggi saat ini. Disusul kemudian oleh Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, serta Ngada.

Wilayah Ende serta Manggarai Barat turut mencatat korban jiwa. Sebagian besar korban merupakan kelompok rentan seperti para lansia.

Sebagian korban meninggal akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah. Sisa korban lainnya terdampak oleh faktor ikutan musibah gempa.

Selain korban jiwa, ribuan warga mengalami luka-luka cukup serius. Bahkan, ratusan ribu jiwa juga terpaksa mengungsi ke lokasi aman.

Ribuan kali gempa susulan terus terjadi di wilayah terdampak. Pemerintah bersama ormas bahu-membahu mempercepat proses pemulihan wilayah.

Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada terhadap bencana susulan. Koordinasi lintas sektor terus digencarkan demi keselamatan publik.

Relawan kemanusiaan bekerja tanpa kenal lelah di posko pengungsian. Mereka mendistribusikan kebutuhan pokok setiap hari secara adil.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB