Cara Mewujudkan Keluarga Sakinah: 7 Pondasi Rumah Tangga Harmonis Menurut Penyuluh Agama

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Mardiana,dalam tangkapan layar Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jumat 17 Juli 2026. (poto: RRI).

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Mardiana,dalam tangkapan layar Obrolan Mutiara Pagi Islam RRI Sanggau, Jumat 17 Juli 2026. (poto: RRI).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Membangun rumah tangga harmonis membutuhkan fondasi kuat agar mampu melewati dinamika kehidupan. Oleh karena itu, cara mewujudkan keluarga sakinah menjadi impian besar bagi setiap pasangan suami istri Muslim.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sekayam, Mardiana, membagikan rahasia penting ini kepada masyarakat luas. Beliau menyampaikan materi edukasi tersebut dalam program Mutiara Pagi Islam di RRI Sanggau, Jumat (17/7/2026).

Mardiana menegaskan bahwa keharmonisan rumah tangga tidak dapat tumbuh secara instan. Sebaliknya, seluruh anggota keluarga harus melewati proses panjang yang melibatkan perjuangan dan pengorbanan bersama.

Pondasi utama untuk mencapai ketenangan tersebut bertumpu pada kekuatan iman yang kokoh. Selain itu, komunikasi yang baik dan komitmen seluruh anggota keluarga ikut menentukan keberhasilan pernikahan.

Tujuh Pilar Penting Ketahanan Rumah Tangga

Penyuluh agama ini memaparkan tujuh pilar penting yang wajib terjaga secara konsisten. Pilar-pilar tersebut meliputi keimanan, komunikasi, saling menghormati, tanggung jawab, kesabaran, musyawarah, dan komitmen.

Ketujuh poin mendasar ini menjadi bekal berharga bagi pasangan dalam mengarungi kehidupan. Dengan demikian, anggota keluarga akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Generasi Sandwich dalam Islam: Batas Nafkah dan Aturan Fikih

Mardiana menuturkan bahwa aspek keimanan mengarahkan seluruh anggota keluarga dalam bertindak. Selanjutnya, nilai-nilai ketuhanan membimbing mereka saat mengambil setiap keputusan penting dan krusial.

Sementara itu, komunikasi yang terbuka menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan rumah tangga. Maka dari itu, kebiasaan bermusyawarah secara sehat terbukti efektif mencegah konflik yang berkepanjangan.

Sikap saling menghargai antarpasangan juga memegang peran vital dalam memelihara kedamaian. Akibatnya, pasangan suami istri dapat menghindari kesalahpahaman yang berpotensi merusak hubungan emosional.

Kunci Utama Menghadapi Ujian Kehidupan Pernikahan

Mardiana menilai kesabaran memiliki pengaruh yang sangat besar saat menghadapi ujian hidup. Oleh sebab itu, rasa tanggung jawab yang tinggi ikut menjaga keutuhan ikatan pernikahan tersebut.

Perbedaan pendapat di dalam rumah tangga merupakan hal yang wajar terjadi sehari-hari. Namun, sikap sabar membantu mencarikan jalan keluar terbaik tanpa menyakiti perasaan masing-masing.

Melalui komitmen yang kuat, setiap individu akan tumbuh menjadi pribadi yang saling menguatkan. Dampaknya, anggota keluarga secara otomatis mengembangkan rasa peduli dan hormat satu sama lain.

Baca Juga :  Kemenag Sungai Penuh Gelar Supervisi KUA Perkuat Bimbingan Keluarga Sakinah

Penerapan tujuh pondasi ini menuntut konsistensi tinggi dalam setiap kondisi kehidupan. Alhasil, hubungan pernikahan yang damai akan mendatangkan keberkahan yang melimpah dari Allah SWT.

Suasana rumah yang penuh berkah menghadirkan ketenangan batin dalam aktivitas sehari-hari. Kemudian, setiap anggota keluarga dapat menjalankan peran mereka dengan hati yang gembira.

Peran Vital Orang Tua Sebagai Madrasah Pertama

Mardiana berharap setiap keluarga Muslim terus berupaya mempraktikkan hal mulia ini. Pada akhirnya, lingkungan rumah yang tenang akan menjadi tempat terbaik bagi tumbuh kembang anak.

Masyarakat harus menjadikan institusi keluarga sebagai madrasah pertama bagi generasi penerus. Jadi, orang tua berkewajiban menanamkan nilai agama dan kasih sayang sejak dini.

Pendidikan karakter di dalam rumah efektif membentuk generasi muda yang berakhlak mulia. Karenanya, semangat kebersamaan ini memicu lahirnya tatanan masyarakat yang harmonis dan religius.

Langkah nyata ini sekaligus mengantarkan seluruh anggota keluarga menuju rida Ilahi. Ringkasnya, keberhasilan di dunia akan berbuah kebahagiaan yang abadi di akhirat kelak.(ust)

Berita Terkait

Hukum Air Daur Ulang Menurut Fikih Islam untuk Berwudu
Keutamaan Shalat Isya Berjamaah Mengandung Pahala Melimpah
Batas Akhir Shalat Isya Menurut Ulama dan Hadis
Mengulas Hukum Membuat Akun Palsu untuk Komentar di Media Sosial Menurut Islam
Hukum Mengirim Karangan Bunga Duka Cita dalam Islam
Hukum Berobat Menggunakan Obat Berbahan Najis Menurut Mazhab Syafi’i
Makna Musibah dalam Islam: Ujian, Muhasabah, dan Hikmah
Dampak Maksiat Merusak Akal dan Hati Manusia
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:48 WIB

Hukum Air Daur Ulang Menurut Fikih Islam untuk Berwudu

Minggu, 13 September 2026 - 08:28 WIB

Keutamaan Shalat Isya Berjamaah Mengandung Pahala Melimpah

Minggu, 13 September 2026 - 08:05 WIB

Batas Akhir Shalat Isya Menurut Ulama dan Hadis

Kamis, 10 September 2026 - 20:43 WIB

Mengulas Hukum Membuat Akun Palsu untuk Komentar di Media Sosial Menurut Islam

Rabu, 9 September 2026 - 20:39 WIB

Hukum Mengirim Karangan Bunga Duka Cita dalam Islam

Berita Terbaru

Ngaji Ilmu Balagah.(ilustrasi poto: istimewa).

Al-Qur'an

Rahasia Bahasa Al-Qur’an: Kalimat Berita Makna Perintah

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:27 WIB

Sikap tegas Ali bin Abi Thalib menolak korupsi.(ilustrasi poto: kemenag.go.id).

Sejarah

Ketegasan Ali bin Abi Thalib Menjaga Amanah Kas Negara

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:18 WIB

Ilustrasi Imam Abu Hanifah menolak Jabatan.(poto: istimewa).

Sejarah

Integritas Imam Abu Hanifah Hindari Konflik Kepentingan

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:13 WIB

Wawancara beserta awak media setelah acara pembukaan MTQ Nasional di Semarang, Sabtu (12/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

MTQ Nasional XXXI Semarang 2026 Integrasikan AI dan UMKM

Minggu, 13 Sep 2026 - 09:05 WIB