Dampak Maksiat Merusak Akal dan Hati Manusia

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak buruk perbuatan maksiat terhadap kehidupan spiritual.(poto: ist).

Dampak buruk perbuatan maksiat terhadap kehidupan spiritual.(poto: ist).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Setiap manusia perlu mewaspadai dampak buruk perbuatan maksiat terhadap kehidupan spiritual mereka. Perilaku menyimpang ini dapat meredupkan cahaya akal sekaligus merusak kondisi hati secara perlahan.

Ketika seseorang terus-menerus melakukan kemaksiatan, kekuatan akalnya akan semakin melemah untuk menolak dosa. Pada saat yang sama, tumpukan dosa tersebut membuat kalbu berkarat dan menutupinya dari petunjuk ilahi.

Pandangan Ibnu Qayyim tentang Bahaya Maksiat

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitab Ad-Da’ wa ad-Dawa’ menerangkan bahwa kemaksiatan merusak akal manusia. Beliau menegaskan bahwa akal merupakan cahaya, sedangkan maksiat bertindak mematikan sinar tersebut.

Padamnya sinar cahaya tersebut akan melemahkan kalbu seseorang dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Para ulama salaf bahkan menyebutkan bahwa seseorang melanggar perintah Allah karena akalnya mengalami pengurangan.

Seseorang yang memiliki akal sempurna pasti akan segera meninggalkan maksiat saat berhadapan dengan godaan. Ia menyadari sepenuhnya keberadaan dirinya berada dalam genggaman Allah Yang Maha Memelihara.

Baca Juga :  Salat Zawal: Sunah Istimewa Sebelum Zuhur

Pengawasan Allah dan Peringatan Alquran

Allah selalu melihat serta memantau hamba-Nya saat berada di dalam rumah maupun pada setiap aktivitas. Para malaikat pun ikut menyaksikan seluruh perbuatan yang manusia lakukan sepanjang hidup.

Alquran, kematian, hingga ancaman neraka sebenarnya telah memberikan nasihat serta larangan secara jelas. Namun, kenikmatan semu akibat berbuat dosa justru sering menghapus berbagai kebaikan dunia dan akhirat.

Sikap mendatangi kehinaan tersebut menandakan bahwa seseorang telah menjadi figur yang lalai dan lupa. Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan fenomena spiritual ini melalui firman-Nya:

كَلَّا بَلْ ۜرَانَ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَ

Baca Juga :  Bahaya Zina Mempersempit Rezeki dan Jebakan Istidraj

Kallā bal…rāna ‘alā qulūbihim mā kānū yaksibūn(a).

Artinya: “Sekali-kali tidak! Bahkan, apa yang selalu mereka kerjakan itu telah menutupi hati mereka.” (QS Al-Muṭaffifin Ayat 14).

Penutupan Hati dan Kendali Setan

Perbuatan dosa yang manusia lakukan secara berulang akan menutupi kalbu dengan kotoran serta karat tebal. Kondisi tersebut membuat seseorang tidak lagi mampu membedakan antara hal hak dan batil.

Kaum salaf mendefinisikan karat hati sebagai tumpukan dosa yang terus-menerus seseorang kerjakan tanpa henti. Hasan menyatakan bahwa dosa berkelanjutan akan membutakan hati lalu menutupinya secara rapat.

Karat yang terus bertambah akibat maksiat akhirnya berubah menjadi kotoran penutup seluruh bagian hati. Keadaan ini membalikkan posisi manusia hingga musuh utama mereka, yakni setan, berhasil menguasai dan menuntunnya.(ust)

Berita Terkait

13 Rukun Shalat Wajib Lengkap Urutan dan Tata Caranya
Panduan Tata Cara Shalat Fardhu Lengkap Sesuai Sunnah
Panduan Fikih Thaharah dan Jenis Air untuk Bersuci
Panduan Fardhu dan Sunnah Wudhu Lengkap Sesuai Fikih
Panduan Fikih Istinjak Lengkap Menurut Matan Taqrib
Panduan Bacaan Niat Shalat Fardhu Lengkap Arab, Latin, dan Dalil
5 Waktu Shalat Wajib dan Dalil Lengkap Pembagian Jamnya
Panduan Batas Waktu Shalat 5 Waktu Sesuai Dalil Shahih
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:45 WIB

13 Rukun Shalat Wajib Lengkap Urutan dan Tata Caranya

Minggu, 1 November 2026 - 13:50 WIB

Panduan Tata Cara Shalat Fardhu Lengkap Sesuai Sunnah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:01 WIB

Panduan Fikih Thaharah dan Jenis Air untuk Bersuci

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Panduan Fardhu dan Sunnah Wudhu Lengkap Sesuai Fikih

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Panduan Fikih Istinjak Lengkap Menurut Matan Taqrib

Berita Terbaru

Ilustrasi Tafsir AL-qur'an.(poto: dorlanhikmah.com).

Al-Qur'an

Tafsir Al-Baqarah Ayat 5: Kunci Meraih Keberuntungan Abadi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 05:52 WIB

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, hadir langsung di lokasi acara untuk menyaksikan jalannya kompetisi.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Persaingan Sengit Final KTIQ dan KTIH MTQH Ke-55 Provinsi Jambi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 05:47 WIB

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menyambut langsung kedatangan seluruh ketua delegasi negara anggota pada Minggu (1/11/2026).(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Menag Ajak Negara MABIMS Bangun Peradaban Islam dari Asia Tenggara

Sabtu, 7 Nov 2026 - 05:43 WIB

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag, Basnang Said.(poto: jemabi.kemenag.go.id).

Pendidikan

Kemenag Rilis Juknis Himayatu Thalabah untuk Lindungi Santri

Sabtu, 7 Nov 2026 - 05:40 WIB

Arena Musabaqah Al-Hadis MTQH Ke-55 Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 resmi memasuki babak puncak pada Kamis (5/11/2026).(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Peserta Finalis Beradu Hafalan di Musabaqah Al-Hadis MTQH Jambi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 05:36 WIB