Jakarta, dorlanhikmah.com – Para ulama menetapkan 13 rukun shalat yang harus berlaku secara tertib dari rakaat awal sampai akhir. Apabila seseorang mengabaikan salah satu urutan ini, maka shalat tersebut dinyatakan tidak sah.
Umat Islam wajib menjalankan setiap langkah ibadah ini secara berurutan tanpa mengubah susunannya. Berikut susunan 13 rukun shalat yang sah sesuai ketentuan syariat:
-
Umat Islam menghadirkan maksud ibadah di dalam hati bersamaan saat memulai shalat.
-
Berdiri Bagi yang Mampu
Posisi badan wajib berdiri tegak lurus selama menunaikan shalat fardhu bagi orang yang sehat.
-
Takbiratul Ihram
Mushalli mengumandangkan lafaz Allahu Akbar sebagai tanda masuknya ibadah shalat.
-
Membaca Surah Al-Fatihah
Pembacaan surah Al-Fatihah beserta basmalah menjadi kewajiban mutlak pada setiap rakaat.
-
Rukuk serta Tuma’ninah
Mushalli membungkukkan badan hingga tangan memegang lutut, lalu berhenti sejenak dengan tenang.
-
I’tidal serta Tuma’ninah
Posisi tubuh bangkit dari rukuk menuju berdiri tegak kembali dengan disertai tuma’ninah.
-
Sujud Dua Kali serta Tuma’ninah
Gerakan menempelkan dahi, tangan, lutut, dan jari kaki ke lantai ini berlangsung dua kali tiap rakaat.
Rangkaian Gerakan Penutup dan Pembacaan Salam
Setiap perpindahan gerakan shalat selalu menuntut kehadiran tuma’ninah agar ibadah berlangsung sempurna. Gerakan lanjutan ini mengatur tata cara duduk hingga mengakhiri shalat dengan salam.
-
Duduk di Antara Dua Sujud serta Tuma’ninah
Mushalli duduk sejenak di antara sujud pertama dan sujud kedua pada setiap rakaat.
-
Duduk untuk Tasyahud Akhir
Posisi duduk ini berlangsung pada rakaat terakhir sebelum mengakhiri rangkaian shalat.
-
Membaca Tasyahud Akhir
Mushalli melafalkan bacaan tahiyyat akhir saat berada dalam posisi duduk tasyahud akhir.
-
Membaca Shalawat Nabi
Pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW wajib menggema setelah naskah tasyahud akhir.
-
Membaca Salam Pertama
Mushalli mengucapkan salam pertama (Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah) sambil menoleh ke kanan.
-
Tertib
Seluruh rangkaian ibadah dari niat hingga salam pertama harus berlangsung secara berurutan.(ar)










Komentar