Verifikasi Barcode Ketat Satukan Peserta Muktamar Ke-35 NU Jombang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan peserta dan panitia Muktamar Ke-35 NU di Jombang wajib scan barcode kartu identitas demi menjaga ketertiban Sidang Pleno I secara ketat.(poto: nuonline).

Ribuan peserta dan panitia Muktamar Ke-35 NU di Jombang wajib scan barcode kartu identitas demi menjaga ketertiban Sidang Pleno I secara ketat.(poto: nuonline).

Jombang, dorlanhikmah.com – Ribuan peserta memadati Gedung Serbaguna Tambakberas untuk menghadiri pembukaan Muktamar Ke-35 NU Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8/2026). Para muktamirin langsung berbaris rapi mengantre pemeriksaan identitas sebelum melangkah ke area utama majelis.

Delegasi dari pengurus wilayah seluruh Indonesia hingga perwakilan luar negeri terus berdatangan sejak pagi hari. Mereka menyiapkan dokumen dan kartu identitas resmi demi kelancaran proses verifikasi data awal.

Sidang Pleno I ini membawa agenda krusial mengenai pengesahan tata tertib dan jadwal seluruh rangkaian kegiatan. Oleh karena itu, panitia mengawal ketat jalannya acara agar seluruh agenda terlaksana sesuai jadwal.

Pengamanan Ketat Banser Dan Pagar Nusa Mengatur Jalur

Petugas keamanan gabungan berdiri siaga di sepanjang barikade jalan menuju arena sidang pleno. Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pagar Nusa, dan Sigap BU membagi penumpukan massa secara sigap.

Petugas mengarahkan arus kedatangan peserta melalui dua alur masuk terpisah menuju pintu utama. Pembagian dua jalur ini terbukti efektif mengurai antrean panjang yang mengular hingga area parkir luar.

Baca Juga :  KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa

Setiap orang yang hendak melintas wajib memindai barcode pada kartu tanda pengenal masing-masing. Panitia menerapkan aturan pemindaian digital ini tanpa terkecuali bagi siapapun yang hadir di lokasi.

Sistem verifikasi otomatis tersebut langsung mencocokkan data muktamirin dengan basis data pusat panitia. Langkah digitalisasi ini mempercepat validasi keanggotaan sekaligus menutup celah masuknya pengunjung tanpa hak.

Panitia Dan Delegasi Maroko Ikuti Prosedur Pemindaian

Strictnya aturan masuk ini berlaku menyeluruh bagi seluruh peserta maupun jajaran panitia pelaksana di lapangan. Petugas penerima tamu Anik Zahra menceritakan pengalamannya saat tertahan sebentar di luar gerbang penjagaan.

Ia mengaku sempat lupa membawa kartu identitas fisik meski sudah mengenakan seragam rompi resmi panitia. Petugas keamanan tetap meminta Anik mengambil kartu identitasnya terlebih dahulu sebelum membolehkannya masuk ke dalam gedung.

Baca Juga :  PBNU dan BAZNAS Siapkan Pemimpin Global Lewat Beasiswa Peradaban

“Protokol masuk lokasi sidang pleno ini sangat ketat. Aturan ini berlaku untuk peserta maupun panitia,” kata Anik saat ditemui di lokasi penerimaan tamu.

Ketatnya pemeriksaan digital ini juga dirasakan oleh utusan luar negeri yang datang sejak pagi. Wakil Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Maroko, Bunga, mengapresiasi ketertiban sistem penataan alur masuk ini.

Bunga memilih menunggu rombongan rekannya di luar area steril sebelum melangkah bersama menuju meja pemindaian. Ia memperhatikan antrean peserta yang terus bergerak mengalir secara berurutan masuk ke ruangan.

“Saya sudah di sini dari tadi pagi, tetapi masih menunggu rekan PCINU Maroko lainnya. Antrean pemindaian kartu memang sangat panjang,” ungkap Bunga di tengah antrean.

Seluruh muktamirin kini sudah menempati kursi ruang majelis untuk mengikuti seluruh alur persidangan secara khidmat. Pembukaan perhelatan tertinggi Nahdlatul Ulama ini berjalan lancar dengan pengawasan keamanan yang ramah dan profesional.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB