Jambi, dorlanhikmah.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi memperkuat sinergi IPARI Kemenag Jambi bersama berbagai organisasi keagamaan untuk meningkatkan kualitas pembinaan masyarakat. Kepala Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Dr. H. Abd. Rahman, M.Pd.I. menyampaikan langsung arahan strategis tersebut.
Beliau hadir mewakili Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dalam agenda Tabligh Akbar di Masjid Samaratuul Insan Islamic Center, Rabu (23/9/2026). Pengurus Daerah IPARI Kota Jambi merancang momentum berharga ini sekaligus untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Kolaborasi Strategis IPARI Dan Kemenag Dalam Pembinaan Umat
Penyelenggara mengusung tema “Tingkatkan Sinergi dan Jalin Kolaborasi Menuju Penyuluh Berdampak” demi memperjelas arah gerakan para penyuluh di lapangan. Ustadz H. Dairun, S.Ag., M.Pd.I. hadir mengisi ceramah agama dan memberikan tausiyah mendalam kepada ratusan jemaah yang memadati lokasi.
Dalam sambutannya, Abd. Rahman memaparkan keberhasilan kafilah Provinsi Jambi yang mengukir peningkatan capaian pada ajang MTQ tingkat nasional. Beliau juga mengumumkan secara resmi bahwa Kota Jambi bakal mengemban amanah sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi.
Abd. Rahman mengajak seluruh penyuluh agama dan organisasi kemasyarakatan untuk bergerak bersama mensukseskan helatan akbar MTQ tersebut. Pihaknya menilai keterlibatan aktif IPARI menjadi kunci utama dalam menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Selain fokus mempersiapkan ajang MTQ, Kabid Penaiszawa meminta seluruh unsur keagamaan terus merawat kebersamaan secara konsisten. Langkah gotong royong ini menjadi fondasi penting dalam membangun iklim keagamaan yang sejuk dan kondusif.
Pengukuhan Puluhan Majelis Taklim Binaan Kota Jambi
Abd. Rahman mendorong majelis-majelis taklim se-Kota Jambi agar segera bergabung dan menjalin kemitraan erat dengan IPARI. Skema pendampingan terpadu ini menjamin proses pembinaan keagamaan berjalan lebih terarah, sistematis, serta berkelanjutan.
Puncak acara ditandai dengan prosesi pengukuhan 48 Majelis Taklim Binaan IPARI Kota Jambi secara khidmat. Para pengurus majelis taklim menerima mandat resmi untuk menjalankan program-program pembinaan keagamaan di wilayah masing-masing.
Pengukuhan massal ini menjangkau basis jemaah yang sangat besar, yakni diperkirakan mencapai 800 hingga 1.000 orang. Potensi jemaah yang masif ini menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi pengembangan dakwah di Kota Jambi.
Keberadaan puluhan majelis taklim binaan tersebut memperluas daya jangkau program-program Kementerian Agama hingga ke level akar rumput. Penyuluh agama kini memiliki wadah yang lebih solid untuk menyalurkan edukasi dan bimbingan spiritual kepada warga.
Langkah responsif IPARI Kota Jambi ini mendapat apresiasi luas karena mampu mengkonsolidasikan potensi umat secara nyata. Sinergi yang kuat antara birokrasi agama dan penyuluh lapangan diyakini bakal membawa dampak positif yang panjang bagi masyarakat Jambi.(ust)










Komentar