Kemenag Segera Gelar PPG Daljab 2026 Guna Tingkatkan Kualitas Guru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag siap menggelar PPG Daljab 2026 menggunakan anggaran belanja tambahan.(poto: ist).

Kemenag siap menggelar PPG Daljab 2026 menggunakan anggaran belanja tambahan.(poto: ist).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama memastikan penyelenggaraan PPG Daljab Kemenag 2026 segera bergulir dalam waktu dekat. Kebijakan strategis ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas serta profesionalisme para pendidik.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, membeberkan kepastian pelaksanaan program sertifikasi tersebut. Pihaknya mengoptimalkan alokasi anggaran belanja tambahan yang saat ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

Kemenag bergerak cepat dengan menggelar Rapat Koordinasi Panitia Nasional Pendidikan Profesi Guru di Jakarta. Langkah ini bertujuan mematangkan seluruh mekanisme teknis sebelum pendaftaran resmi dibuka untuk para guru.

Suyitno menegaskan kehadiran negara menjadi aspek paling krusial dalam mendukung peningkatan mutu tenaga pendidik. Pemerintah terus berjuang keras agar seluruh tahapan program dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.

Komitmen tersebut ia sampaikan langsung saat membuka agenda koordinasi nasional di Jakarta pada Kamis (3/9/2026). Ia memastikan seluruh jajaran Kemenag bekerja maksimal demi menyukseskan program prioritas bagi para guru ini.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tanjab Barat Buka Training Center Kafilah MTQ 2026

Kemenag Targetkan Tingkat Kelulusan Peserta PPG Daljab 2026 Meningkat

Selain pematangan sarana penyelenggaraan, Kemenag memberi perhatian sangat serius terhadap tingkat kelulusan peserta. Suyitno menargetkan pelaksanaan tahun ini mampu menekan angka peserta yang tidak lulus seminimal mungkin.

Ia menilai tingkat kesiapan serta kualitas para peserta saat ini menunjukkan tren yang jauh lebih baik. Pemahaman materi dan penguasaan teknologi para guru terus mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun.

Kondisi positif tersebut diyakini mampu mengurangi kasus ketidaklulusan yang kerap terjadi pada masa-masa sebelumnya. Peserta kini datang dengan persiapan matang sehingga peluang menuntaskan ujian terbuka semakin lebar.

Suyitno optimis melihat perkembangan kompetensi para pendidik yang semakin merata di berbagai daerah. Ia menyebut kualitas peserta saat ini sudah jauh melampaui standar pelaksanaan pada tahun-tahun lalu.

Program ini tidak hanya memberi kesempatan guru mengantongi sertifikat pendidik yang sah. Kemenag juga merancang sistem pengajaran agar proses pembelajaran dan penilaian akademis berjalan lebih optimal.

Baca Juga :  Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Para Guru Imbau Segera Persiapkan Diri Ikuti Seleksi

Kemenag mengimbau seluruh guru sasaran untuk mulai melakukan persiapan mandiri sejak dini. Pemahaman terhadap regulasi dan materi ujian menjadi kunci utama dalam meraih hasil maksimal.

Para pendidik juga perlu memantau perkembangan informasi resmi dari saluran pemerintah secara berkala. Hal ini penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi mengenai syarat dan tahapan seleksi.

Masyarakat dan para guru dapat mengecek seluruh pembaruan regulasi melalui portal resmi Kementerian Agama. Layanan informasi publik tersebut menyajikan data tepercaya terkait agenda pendidikan keagamaan nasional.

Kemenag juga menyediakan saluran komunikasi langsung melalui WhatsApp resmi untuk memudahkan akses berita harian. Fasilitas ini membantu para pendidik mendapatkan pemberitahuan secara cepat dan akurat langsung di ponsel.

Dengan persiapan matang, Kemenag berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan rangkaian pendidikan profesi ini. Program PPG Daljab 2026 diharapkan melahirkan generasi pendidik yang makin profesional dan sejahtera.(ust)

Berita Terkait

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis
Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah
Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng
NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026
Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya
Menag Nasaruddin Umar Tegaskan Status Aset Kripto Merujuk Fatwa MUI
Seleksi Guru Agama Sekolah Rakyat Perketat Uji Baca Kitab Suci
Kemenag Rilis Tiga Langkah Perkuat Ekonomi Umat Rp1.200 Triliun
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Banser Terjun Padamkan Karhutla Kalteng Bermodal Mesin Alkon dan Masker Medis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:39 WIB

Dewan Pers Putuskan Siniar Forum Keadilan TV Langgar Kode Etik dan Mengandung Fitnah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kolaborasi Kemenag dan PBNU Matangkan Peringatan Hari Santri 2026 Menuju Tebuireng

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:23 WIB

NU Care-LAZISNU Sabet Penghargaan Mitra Terbaik Grand Baznas Awards 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Bantuan Masjid/Mushalla Kemenag 2026 Dibuka: Cek Syarat, Besaran Dana, dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat: Ajakan Solidaritas Warga Hadapi Karhutla

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi Laut mati.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:29 WIB

An ancient Quran manuscript with Arabic calligraphy and leather binding. The historic Islamic manuscript is displayed open against a black background.

Sejarah

Kisah Keteguhan Ulama Besar Menghadapi Penjara Penguasa

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:21 WIB

Ilustrasi: Seorang pria cemas memeriksa ponselnya saat kehabisan pulsa di sebuah warkop malam hari di pinggir jalan Jakarta.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:11 WIB

Ilustrasi pentingnya empati, bantuan medis, dan dukungan sosial masyarakat dalam mengatasi krisis kesehatan mental.(poto: AI).

Fiqih

Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:01 WIB