Kemenag Resmi Meluncurkan Logo dan Tema Hari Santri 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

logo Hari Santri 2026.(poto: kemenag.go.id).

logo Hari Santri 2026.(poto: kemenag.go.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi meresmikan peluncuran logo Hari Santri 2026 di Jakarta pada Selasa (22/9/2026). Peluncuran ini menandai mulainya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri di tingkat nasional maupun daerah.

Pemerintah mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dalam perayaan tahun ini. Menag mengajak seluruh pesantren, satuan kerja, dan masyarakat umum untuk mengunduh serta menggunakan logo resmi tersebut.

Filosofi Anyaman Dan Kebersamaan Dalam Perjuangan Santri

Bentuk jalinan anyaman dinamis pada logo melambangkan ikatan kebersamaan serta kesatuan langkah perjuangan santri. Elemen jalinan tersebut menggambarkan filosofi sapu lidi yang saling menguatkan antarunsur di masyarakat.

Baca Juga :  Gus Kikin Mulai Siapkan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031

Pesantren dan santri berdiri sebagai satu kekuatan utuh untuk menjawab tantangan zaman secara bersama. Konsep visual ini menempatkan santri sebagai pilar penting bangsa dalam menyongsong visi Indonesia Emas.

Dua lingkaran yang saling menyimpul memperlihatkan pijakan harmonis antara nilai keagamaan dan kesadaran bernegara. Nilai agama menjadi landasan moral, sedangkan ruang kesadaran bernegara menjadi ajang pengabdian nyata.

Poros pada bagian bawah logo menjadi tempat bertumpunya seluruh kontribusi dan langkah perjuangan santri. Sementara itu, lingkaran paling atas melambangkan pandangan masa depan serta cita-cita besar bangsa.

Makna Warna Serta Simbolisme Menuju Indonesia Emas

Ketebalan garis simetris pada logo mencerminkan keselarasan peran antarunsur yang terus saling terhubung. Perpaduan visual ini menggambarkan ketahanan santri dalam menghadapi fluktuasi dan perubahan zaman.

Baca Juga :  Peran Al-Qur'an dan Sains Medis dalam Mencetak Dokter Masa Depan di PTKIN

Kemenag memilih kombinasi warna biru toska dan warna keemasan untuk memperkuat pesan utama logo. Warna biru toska memancarkan semangat pembaruan, keterbukaan pikiran, serta ketenangan dalam melangkah.

Di sisi lain, warna keemasan mewakili pencapaian tinggi serta arah menuju Indonesia Emas 2045. Kombinasi kedua warna ini memvisualisasikan semangat santri yang terus bertumbuh untuk kemajuan negeri.

Masyarakat yang membutuhkan berkas logo resmi dapat mengakses portal resmi Kementerian Agama untuk mengunduhnya. Portal tersebut juga menyediakan berbagai regulasi, jadwal agenda nasional, serta publikasi digital keagamaan.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB