Indonesia Uzbekistan Perkuat Kerja Sama Wisata Religi Penerbangan Langsung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah RI Moch Irfan Yusuf memperkuat kerja sama wisata religi dan konektivitas antara Indonesia dengan Uzbekistan.(poto: nuonline).

Menteri Haji dan Umrah RI Moch Irfan Yusuf memperkuat kerja sama wisata religi dan konektivitas antara Indonesia dengan Uzbekistan.(poto: nuonline).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Menteri Haji dan Umrah RI Moch Irfan Yusuf memperkuat kerja sama wisata religi dan konektivitas antara Indonesia dengan Uzbekistan. Langkah strategis ini mencakup rencana pembukaan penerbangan langsung demi mempermudah mobilitas wisatawan serta jemaah umrah.

Peluang besar tersebut mengemuka saat Menhaj bertemu Gubernur Samarkand Adiz Boboev di Samarkand, Uzbekistan, Sabtu (5/9/2026). Pertemuan ini menjadi kunjungan balasan setelah Gubernur Samarkand menyambangi Indonesia pada April 2026 lalu.

Menhaj Irfan Yusuf Dorong Penerbangan Langsung Indonesia Uzbekistan

Menhaj menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Uzbekistan memiliki akar sejarah panjang yang sangat kuat. Ulama asal Asia Tengah telah membina interaksi dengan Nusantara jauh sebelum kedua negara merdeka.

Pemerintah Indonesia ingin menguatkan kembali relasi bersejarah tersebut melalui berbagai sektor potensial. Sektor pariwisata berbasis keagamaan menjadi salah satu fokus utama yang terus dikembangkan secara intensif.

Samarkand memiliki daya tarik besar untuk menjadi destinasi tambahan bagi jemaah umrah asal Indonesia. Sebagian besar jemaah Indonesia kerap menambah rute perjalanan mereka ke negara seperti Turki atau Dubai.

Baca Juga :  Promosi Miras Berhadiah Hafalan Alquran Bisa Diproses Hukum, Tegaskan Menko Yusril

Meski demikian, tata kelola teknis ibadah umrah di Tanah Air tetap dijalankan oleh pihak swasta. Pemerintah menempatkan peran pentingnya pada fungsi regulasi dan tata kelola penyelenggaraan.

Kementerian Haji dan Umrah mengarahkan pembicaraan lanjutan agar melibatkan langsung para pelaku usaha PPIU. Langkah ini penting agar paket perjalanan wisata ke Samarkand dapat terealisasi secara konkret.

Di sisi lain, Menhaj turut mengajak wisatawan asal Uzbekistan untuk datang menikmati keindahan alam Indonesia. Indonesia menawarkan destinasi eksotis di luar Bali, seperti Lombok, Belitung, hingga kawasan Wakatobi.

Gubernur Samarkand Sambut Baik Rencana Pengembangan Wisata Religi

Gubernur Samarkand Adiz Boboev menyambut hangat tawaran penguatan hubungan bilateral yang diajukan Indonesia. Wilayahnya menyimpan jejak situs sejarah Islam serta tempat kelahiran para ulama besar dunia.

Wisatawan dapat menelusuri warisan spiritual Imam Bukhari, Imam Al-Maturidi, Bahauddin Naqsyaband, hingga At-Tirmidzi. Kehadiran penerbangan langsung akan menjadi kunci utama yang membuka akses kunjungan wisatawan kedua negara.

Baca Juga :  Dampak Erupsi Anak Krakatau: Kemenhaj Mitigasi Penundaan Penerbangan Umrah Soetta

Momentum pertemuan pada 5 September ini memiliki nilai historis yang sangat mendalam bagi kedua bangsa. Tanggal tersebut bertepatan persis dengan 70 tahun kunjungan Presiden Soekarno ke Uzbekistan pada 1956.

Pemerintah berharap landasan sejarah ini memicu lahirnya kerja sama baru yang jauh lebih konkret. Konektivitas udara dan pertukaran wisatawan siap menciptakan dampak ekonomi positif bagi kedua belah pihak.

Sejumlah pejabat penting mendampingi pertemuan diplomatik yang berlangsung hangat dan produktif di Samarkand tersebut. Duta Besar RI untuk Uzbekistan Siti Ruhaini Dzuhayatin hadir langsung mengawal jalannya diskusi.

Turut hadir Duta Besar RI untuk Kazakhstan Fadjroel Rachman beserta Wakil Gubernur Samarkand Rustam Kobilov. Kepala Biro Humas Kemenhaj Moh. Hasan Afandi serta Wakil Mufti Samarkand juga melengkapi jajaran delegasi.(ar)

Berita Terkait

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo
Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar
100 Kata-Kata Mutiara Suami Istri Penuh Makna Islami
Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:56 WIB

FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator

Berita Terbaru

Ilustrasi membaca Al-Qur'an.(poto: AI).

Al-Qur'an

Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:13 WIB

Ilustrasi tilawah Al-Qur'an di masjid sebagai amalan terbaik sesuai tuntutan waktu.(poto: AI).

Fiqih

Ibadah yang Paling Utama Menurut Ibnul Qayyim

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:01 WIB

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB