FKPP Bungo Pererat Silaturahim dan Sinergi Antarpondok Pesantren

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FKPP Kabupaten Bungo menggelar silaturahim pimpinan pesantren untuk mempererat ukhuwah dan menyatukan visi memajukan lembaga.(poto: jambiprima.com).

FKPP Kabupaten Bungo menggelar silaturahim pimpinan pesantren untuk mempererat ukhuwah dan menyatukan visi memajukan lembaga.(poto: jambiprima.com).

Bungo, dorlanhikmah.com – Para pengurus forum komunikasi pondok pesantren Kabupaten Bungo menggelar acara Silaturahim dan Kajian Bersama di Pondok Pesantren Raudhatul Tholibin, Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Pertemuan berkala ini menjadi momentum krusial untuk mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus membangun sinergi yang kokoh antarlembaga pendidikan Islam di wilayah tersebut.

Kegiatan bernilai strategis tersebut mengusung tema besar Mempererat Ukhuwah, Membangun Sinergi untuk Pesantren yang Maju dan Berkah. Puluhan pimpinan pondok pesantren dari berbagai pelosok Kecamatan Jujuhan dan Kabupaten Bungo hadir secara langsung untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.

Para pimpinan pesantren secara tegas menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, kebersamaan, serta rasa kekeluargaan antarpondok di tengah dinamika zaman. Mereka sepakat menjadikan wadah ini sebagai ruang inklusif untuk saling berkomunikasi, berbagi ide kreatif, dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan pendidikan keagamaan.

Selain mempererat hubungan emosional antarpimpinan, kegiatan ini menjadi wadah pengingat akan pentingnya pengamalan ilmu keagamaan secara nyata. Para kiai mengingatkan bahwa seluruh ilmu yang diperoleh para santri di dalam pondok harus membawa manfaat luas bagi kehidupan masyarakat.

Forum Komunikasi Pondok Pesantren Perkuat Sinergi Pendidikan Islam

Pimpinan Pondok Pesantren Ad-Dhuha Dr Mukhlisin yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut membagikan pandangan mendalam mengenai keberadaan organisasi ini. Ia menilai keberadaan wadah komunikasi ini bukan sekadar agenda rutin untuk berkumpul, melainkan sarana strategis dalam menyatukan visi pengembangan lembaga.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern

Mukhlisin menyampaikan bahwa rasa saling mencintai antar sesama pengelola lembaga menjadi pondasi utama yang melandasi seluruh kegiatan organisasi. Ia menegaskan kembali prinsip dasar keilmuan pesantren bahwa tujuan akhir dari pengetahuan yang dipelajari adalah untuk diamalkan kepada masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh pengelola pondok pesantren untuk senantiasa memupuk rasa saling mencintai dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kepedulian yang tulus antar sesama pengelola akan mencegah munculnya potensi perpecahan maupun kubu-kubu yang saling membedakan.

Pimpinan Pesantren Ad Dhuha Soroti Arti Penting Persaudaraan

Mukhlisin menegaskan bahwa rasa cinta antar sesama pengelola lembaga akan membentengi ikatan persaudaraan dari ancaman perselisihan. Ia meyakini bahwa persaudaraan yang berlandaskan kasih sayang tidak akan mudah terkotak-kotak oleh perbedaan pandangan atau kepentingan sepihak.

Lebih lanjut, ia menyoroti iklim kompetisi yang sehat dan konstruktif di lingkungan pendidikan keagamaan Kabupaten Bungo. Ia secara khusus meminta seluruh pengelola pondok pesantren untuk menghentikan segala bentuk persaingan negatif yang berpotensi saling merugikan atau menjatuhkan.

Baca Juga :  Siswa MTsN 7 Bungo Semangat Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat

Ia mendorong agar setiap lembaga pendidikan Islam saling memberikan dukungan moral maupun teknis demi kemajuan bersama. Menurutnya, keberhasilan satu pondok pesantren hendaknya menjadi kebanggaan bersama yang memicu semangat tumbuh kolektif di daerah tersebut.

Ajakan Menghindari Persaingan Negatif Demi Kemajuan Pesantren Bungo

Mukhlisin mengajak seluruh kiai dan pengelola untuk mencintai pondok pesantren lain sebagaimana mereka mencintai dan membesarkan pesantrennya sendiri. Konsep persaudaraan yang tulus ini diyakini mampu menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang teduh, harmonis, serta penuh keberkahan.

Ia juga memberikan imbauan hangat kepada seluruh pimpinan dan keluarga besar pesantren di Kabupaten Bungo untuk merawat silaturahim secara konsisten. Ia meminta mereka untuk meluangkan waktu dan aktif menghadiri setiap agenda pertemuan maupun undangan resmi dari organisasi.

Kehadiran aktif para pimpinan dalam setiap pertemuan FKPP akan memperkokoh tali persaudaraan yang telah terjalin dengan baik selama ini. Langkah bersama ini diharapkan mampu membawa seluruh pondok pesantren di Kabupaten Bungo tumbuh menjadi lembaga yang semakin maju dan bermanfaat.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB