Jambi, Dorlanhikmah.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi terus mengoptimalkan peran ratusan garda terdepan pembinaan umat. Melalui Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa), instansi ini menggulirkan beragam agenda strategis untuk memperkuat kinerja para penyuluh di lapangan.
Ketua Tim Bina Penyuluh Agama Islam Kanwil Kemenag Jambi, Pungut Supriady, memaparkan rincian program kerja tersebut saat memimpin Apel Kedisiplinan Pegawai di halaman kantor, Senin (26/10/2026). Ia menegaskan bahwa pembinaan terpadu menjadi kunci utama agar penyuluh mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Sebanyak 449 Penyuluh Agama Islam kini aktif bertugas di berbagai pelosok Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Komposisi ini mencakup 126 pegawai berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta 323 aparatur berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kolaborasi Sertifikasi Halal hingga Deteksi Konflik
Para penyuluh memegang tanggung jawab konkret lewat kemitraan lintas sektor. Mereka mendampingi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengurus sertifikasi halal agar mutu dan daya saing produk lokal terus meningkat.
Penyuluh juga berperan menjaga kerukunan antarumat beragama di tingkat akar rumput. Mereka menerapkan pelatihan Early Warning System atau Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun (EWS Si-Rukun) bersama Tim Kerukunan Umat Beragama guna meredam potensi gesekan sosial sedini mungkin.
Di sisi pembinaan keluarga, para petugas mengawal program Bimbingan Perkawinan bersama Bidang Urusan Agama Islam. Langkah ini membekali para calon pengantin dengan wawasan dasar seputar ketahanan rumah tangga sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Bebas Buta Aksara Al-Qur’an dan Konsultasi Umat
Kemenag Jambi turut menggandeng Penggerak PKK dan IPARI setempat untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an. Program pelatihan baca cepat ini membuka akses belajar yang lebih mudah dan menyenangkan bagi warga.
Selain menjalankan aksi lapangan, Bidang Penais Zawa membuka pintu kantor bagi masyarakat yang membutuhkan panduan hukum Islam. Warga dapat memanfaatkan layanan tatap muka ini secara langsung tanpa prosedur yang berbelit.
Ruang konsultasi tersebut melayani tanya jawab seputar pengelolaan zakat, pemberdayaan wakaf, sengketa waris, hingga pembahasan fikih wanita. Lewat kehadiran para petugas ini, Kanwil Kemenag Jambi ingin memastikan pembinaan keagamaan berjalan hangat, solutif, serta menyentuh kebutuhan harian warga.(ar)










Komentar