Itjen Kemenag dan Kemenhaj Umrah Perkuat Pengawasan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta.(poto: kemenag.go.id).

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta.(poto: kemenag.go.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Jakarta. Pertemuan ini berfokus pada penguatan pengawasan penyelenggaraan ibadah haji untuk persiapan operasional Tahun 1448 H/2027 M.

Kedua pihak membahas hasil audit Kantor Urusan Haji (KUH) beserta tindak lanjut yang telah dilakukan. Selain itu, tim gabungan juga memetakan berbagai risiko serta titik kritis pada layanan akomodasi dan konsumsi jamaah.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama Khairunas menyampaikan bahwa pengalaman pengawasan lapangan menjadi basis data yang sangat krusial. Informasi tersebut membantu tim pengawas dalam memetakan kebutuhan serta strategi pengawasan pada periode berikutnya.

Khairunas menjelaskan bahwa pengawasan mencakup pemantauan pengadaan akomodasi, konsumsi, hingga transportasi operasional di Arab Saudi. Seluruh tahapan tersebut memerlukan penanganan intensif agar kualitas pelayanan kepada jamaah tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga :  Kemenhaj Gandeng KBIHU Matangkan Persiapan Haji 2027

Strategi Pemetaan Risiko Dan Mitigasi Potensi Fraud

Pemetaan risiko dalam forum ini menjadi dasar utama dalam penyusunan Tentative Audit Objective (TAO). Tim pengawas membedah aspek kepatuhan terhadap kontrak kerja sama serta pengendalian pelaksanaan layanan di lapangan.

Pembahasan ini juga menargetkan area yang memiliki potensi risiko fraud selama operasional haji berlangsung. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan seluruh anggaran dan regulasi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Itjen Kemenag turut memaparkan hasil pemantauan lapangan yang selama ini menjadi fokus perhatian tim auditor. Mereka membongkar ruang lingkup pengawasan guna mendalami area layanan yang belum tersentuh pada periode sebelumnya.

Khairunas menegaskan bahwa fokus pengawasan mendatang akan terus menyesuaikan dengan dinamika dan kondisi riil penyelenggaraan haji. Adaptasi ini penting agar sistem pengawalan internal tetap relevan dan efektif menghadapi tantangan di lapangan.

Sinergi Antarinstansi Demi Kesinambungan Layanan Haji Terbaik

Jajaran pimpinan Itjen Kementerian Haji dan Umrah hadir langsung mengikuti jalannya audiensi dan diskusi ini. Perwakilan mereka meliputi Inspektur II, Inspektur III, Kepala Subbagian Tata Usaha, serta sejumlah auditor senior.

Baca Juga :  PBNU Kerahkan Tim Bencana NTT dan Kalimantan di Tengah Muktamar

Sementara itu, Itjen Kemenag menerjunkan Inspektur Jenderal, Sekretaris Itjen, Inspektur I, serta Kabag Pengelolaan Hasil Pengawasan. Auditor yang berpengalaman mengawal audit KUH dan pemantauan operasional haji juga ikut memberikan masukan.

Kolaborasi antarlembaga ini menjadi komitmen bersama dalam memperkuat kesinambungan pengawasan ibadah haji secara menyeluruh. Itjen Kemenag menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung penguatan fungsi pengawasan KUH pada masa-masa mendatang.

Dukungan pengawasan ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari persiapan awal, pelaksanaan di Arab Saudi, hingga evaluasi pascapenyelenggaraan. Seluruh hasil FGD ini bakal menjadi bahan utama penyusunan rencana pengawasan operasional haji 1448 H/2027 M.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB