Kemenhaj Gandeng KBIHU Matangkan Persiapan Haji 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.(poto: detikhikmah).

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf.(poto: detikhikmah).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mulai merapat ke Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Langkah ini diambil untuk memperkuat kesiapan jemaah menjelang penyelenggaraan Haji 2027 M atau 1448 H.

Oleh karena itu, pemerintah menjadikan evaluasi Haji 1447 H sebagai fondasi utama perbaikan layanan. Komitmen tersebut mengemuka dalam Silaturahmi Akbar KBIHU se-Jawa Timur di Surabaya, Selasa (25/8/2026).

Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh. Menurutnya, keberhasilan haji tidak sebatas urusan logistik keberangkatan dan kepulangan jemaah.

Sebab itu, Gus Irfan meminta seluruh ekosistem haji memberi perhatian penuh pada pembinaan serta perlindungan. Selain itu, pihaknya juga menyoroti aspek ketertiban data jemaah dan pemenuhan standar kesehatan.

Soroti Validasi Data Jemaah

Saat ini, KBIHU memang memegang peran sentral dalam ekosistem pembinaan jemaah haji di Indonesia. Sebagai buktinya, Embarkasi Surabaya melayani 39.462 jemaah KBIHU dari total 43.537 jemaah pada musim lalu.

Baca Juga :  Kemenhaj Minta Klarifikasi Arab Saudi Soal Pemblokiran Dana Uang Muka Haji 2027

Maka dari itu, Kemenhaj mendorong KBIHU bertindak sebagai mitra strategis dalam mengedukasi seluruh prosedur haji. Pendampingan ini memegang peranan kunci agar jemaah memahami aturan secara komprehensif.

Di samping itu, Kemenhaj juga menaruh perhatian besar pada pengetatan verifikasi data calon jemaah haji. Upaya tegas ini penting untuk menutup celah penyimpangan data di lapangan.

Selanjutnya, petugas akan memeriksa ketat nomor porsi, NIK, status pelunasan, paspor, hingga penetapan kloter. Dengan demikian, proses verifikasi ini menjaga keadilan antrean haji agar tetap transparan.

Bahkan, Gus Irfan melarang keras manipulasi identitas maupun pengubahan kloter tanpa dasar resmi. Hal tersebut lantaran praktik ilegal mencederai hak calon jemaah lain yang sudah mengantre lama.

Perketat Syarat Istithaah Kesehatan

Sementara itu, Kemenhaj bakal memperketat penerapan syarat istithaah kesehatan berbasis profil risiko calon jemaah. Kebijakan ini merespons temuan tingginya angka kematian jemaah lansia pada musim sebelumnya.

Baca Juga :  Pesan Penasihat DWP Kemenag Soal Generasi Muda

Berdasarkan data, sebanyak 62 dari 77 jemaah wafat di Arab Saudi ternyata berusia 61 tahun ke atas. Oleh sebab itu, pemerintah menggeser fokus pemantauan kesehatan sejak fase pra-keberangkatan di Tanah Air.

Guna mendukung kebijakan ini, pemerintah merancang tujuh kali bimbingan manasik untuk persiapan Haji 1448 H. Lebih lanjut, tim penyusun mengalokasikan dua sesi di antaranya khusus untuk pendalaman materi kesehatan.

Namun, Kemenhaj mengingatkan KBIHU agar membatasi diri dan tidak menjanjikan fasilitas di luar kewenangan. Pengurus wajib menghindari janji percepatan porsi atau perpindahan kloter secara mandiri.

Akhirnya, Gus Irfan mendorong perluasan edukasi umrah aman guna mencegah praktik haji nonprosedural. Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap dapat menciptakan ekosistem haji yang lebih tertib, aman, dan profesional.(ust)

Berita Terkait

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal
Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru
Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem
Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah
Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata
Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Potensi Pesantren Bangun Peradaban Islam Modern
Kemenag Belum Buka CPNS 2026, Waspadai Modus Penipuan Rekrutmen
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Kemenag Gelar Lomba Video Kreatif Islami Berhadiah Belasan Juta untuk Siswa dan Guru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Sekjen Kemenag Lantik 19 Pejabat Ditjen Pesantren, Minta Perkuat Pemahaman Ekosistem

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Kemenag Kerahkan Kekuatan Penuh Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kolaborasi Tiga Kementerian Luncurkan Gerakan Tobat Ekologis Menuju Sekolah Adiwiyata

Berita Terbaru

Ilustrasi: Kiai mengajar kitab fikih klasik tentang istibra dan menjaga nasab kepada para santri di pesantren tradisional.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Istibra Matan Taqrib: Aturan Menjaga Nasab

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:53 WIB

Wali Kota Padang, Fadly Amran memimpin rapat Pembentukan Tim Fasilitasi Sertifikasi Keamanan Pangan dan Sertifikasi Halal Kota Padang.(poto: padangkita.com).

Berita Islam

Lindungi Konsumen, Pemko Padang Bentuk Tim Sertifikasi Pangan Halal

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:45 WIB