Jakarta, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan atas komitmen nyata dalam membenahi tata kelola keuangan. Pemerintah mengapresiasi terobosan instansi ini dalam pembaruan sistem pembayaran gaji pns kemenag secara nasional.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh pejabat Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu pada gelaran Forum Stakeholders Day di Jakarta. Pihak Kemenkeu menilai Kemenag mampu menjadi pelopor sekaligus percontohan bagi kementerian atau lembaga lain.
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin mengonfirmasi capaian positif instansinya di hadapan para awak media. Pihaknya menegaskan komitmen seluruh jajaran untuk terus mendorong keterbukaan dan modernisasi layanan birokrasi.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa Kemenag menjadi instansi pertama yang menuntaskan integrasi data pegawai secara menyeluruh. Sistem baru tersebut langsung terhubung secara otomatis ke basis data Kementerian Keuangan.
Terobosan Interkoneksi Aplikasi Solusi Utama Mengatasi Pagu Minus
Kepala Biro Keuangan Setjen Kemenag Ahmad Hidayatullah membeberkan kisah menarik di balik raihan prestasi ini. Menurutnya, Kemenkeu pada awalnya tidak memasukkan Kemenag ke dalam daftar proyek percontohan.
Banyaknya satuan kerja daerah membuat Kemenag sempat di ragukan dapat menyelesaikan proses integrasi secara cepat. Pemerintah pusat awalnya hanya menunjuk lima instansi lain untuk menguji coba sistem baru tersebut.
Meski begitu, jajaran pimpinan Kemenag tetap bergerak cepat untuk meyakinkan pihak Kemenkeu. Langkah berani ini di ambil demi menghentikan masalah kekurangan anggaran belanja pegawai yang berulang setiap tahun.
Tim teknis Kemenag bekerja keras membuktikan kesiapan infrastruktur serta keamanan sistem informasi mereka. Usaha gigih tersebut akhirnya membuahkan hasil manis setelah Kemenkeu memberikan lampu hijau.
Tahapan Implementasi Sistem Secara Bertahap Mencapai Target Agustus
Proses integrasi aplikasi ini berlangsung secara sistematis melalui beberapa tahapan pengujian ketat. Pengelola data berhasil menghubungkan sistem Simpeg internal dengan kanal resmi Platform Pembayaran Pemerintah.
Uji coba terbatas melibat sembilan satuan kerja wilayah pada pertengahan tahun ini. Setelah seluruh sistem dinyatakan lolos uji keamanan, pengembang langsung memperluas jangkauan layanan.
Pengelola keuangan kini telah menerapkan sistem terpadu tersebut di seluruh satuan kerja se-Indonesia. Kebijakan ini mencakup pembayaran gaji bulanan beserta seluruh tunjangan melekat para pegawai.
Penerapan teknologi digital ini secara otomatis menutup celah terjadinya selisih anggaran belanja pegawai. Sistem terintegrasi memastikan data penerima manfaat terverifikasi secara akurat dan transparan.(ust)









Komentar