Jakarta, dorlanhikmah.com – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo memimpin doa bersama maulid nabi di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut menjadi ajang memohon keselamatan bagi bangsa, masyarakat, serta seluruh personel jajaran.
Para jamaah memanjatkan doa agar Allah SWT melindungi Indonesia dari ancaman marabahaya dan bencana alam. Selain itu, kegiatan ini memohon keselamatan bagi para petugas kepolisian yang tengah menjalankan tugas pelayanan di berbagai pelosok daerah.
Gelar Tausiyah dan Untaian Doa untuk Korban Bencana
KH Taufiqurrahman, S.Q. hadir menyampaikan tausiyah sekaligus memimpin jalannya pembacaan doa. Dalam ceramahnya, ia menyoroti serangkaian musibah bencana alam seperti erupsi gunung api yang melanda beberapa daerah.
Penceramah mengajak seluruh hadirin memohon pertolongan Allah SWT agar masyarakat di area terdampak memperoleh keselamatan. Doa khusus juga meluncur bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal maupun harta benda agar mendapatkan ganti rezeki melimpah.
Teladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Pengabdian
Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar momen seremonial tahunan belaka. Beliau menyebut kegiatan keagamaan ini sebagai kesempatan berharga untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW.
Ia meneladani kejujuran Nabi Muhammad SAW yang terkenal dengan julukan Al-Amin atau sosok terpercaya. Rasulullah juga memberikan teladan keadilan tanpa memandang status sosial serta senantiasa memelihara kepedulian terhadap kaum lemah.
Ajak Anggota Polri Perbanyak Shalawat dan Melayani
Wakapolri mengajak seluruh jaksan Bhayangkara untuk terus memuliakan nama Nabi Muhammad SAW melalui amalan shalawat. Ia berharap nilai-nilai luhur Rasulullah dapat terwujud dalam setiap pengabdian anggota Polri sebagai pengayom masyarakat.
Seluruh dedikasi para petugas yang berada di lapangan harapannya bernilai ibadah serta selalu dalam lindungan-Nya. Situasi keamanan yang kondusif menjadi modal utama menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045 yang penuh berkah.(ust)









Komentar