Kembali Jabat Waketum PB IPSI, Gus Nabil Bawa Semangat Khidmah Pesantren

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muchamad Nabil Haroen resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia periode 2026–2030.(poto: ist).

Muchamad Nabil Haroen resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia periode 2026–2030.(poto: ist).

Jakarta, dorlanhikmah.comMuchamad Nabil Haroen resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia periode 2026–2030. Kader Nahdlatul Ulama yang akrab disapa Gus Nabil tersebut mengenakan blangkon dan sarung batik saat menghadiri prosesi pelantikan pengurus.

Penampilan khas alumnus Pondok Pesantren Lirboyo ini menegaskan komitmen penanda akar kebudayaan serta tradisi pesantren dalam pengabdian tingkat nasional. Oleh karena itu, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI Purnawirawan Marciano Norman memimpin langsung agenda pengukuhan di Padepokan Pencak Silat Indonesia, TMII, Jakarta Timur.

Gus Nabil Komitmen Lanjutkan Khidmah di PB IPSI

Amanah periode kedua ini berlanjut setelah sebelumnya Gus Nabil menduduki posisi sama saat PB IPSI dipimpin Prabowo Subianto. Namun, kini Ketua Umum PP Pagar Nusa tersebut siap melanjutkan khidmah di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB IPSI Sugiono.

Selain itu, Gus Nabil menegaskan bahwa jabatan organisasi merupakan alat untuk bekerja serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Oleh sebab itu, ia memastikan seluruh pengurus berada dalam satu barisan untuk menerjemahkan dan menyukseskan visi kepemimpinan Ketua Umum PB IPSI.

Baca Juga :  MUI Dorong Sanksi Pidana Kampanye LGBT di Indonesia

Selanjutnya, ia memandang kepercayaan ini sebagai amanah pendidikan pesantren yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata. Maka dari itu, pengalaman bekerja pada periode sebelumnya menjadi bekal penting untuk mengarungi tantangan kepengurusan yang terus berkembang.

Meskipun demikian, tugas utama pengurus tetap menjaga persatuan perguruan, meningkatkan prestasi atlet, serta membawa pencak silat semakin di hormati dunia. Bahkan, ia menjamin tidak membawa agenda perguruan ataupun visi pribadi ke dalam rumah besar organisasi pencak silat Indonesia.

Pagar Nusa Siap Mengerahkan Potensi Kader Terbaik

Sebagai pimpinan Pagar Nusa, Gus Nabil siap menggerakkan potensi sekitar tiga juta kader yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, seluruh potensi tersebut di persembahkan untuk mendukung pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga pengembangan organisasi di tingkat daerah.

Tentu saja, dukungan Pagar Nusa bertujuan memperkuat ikhtiar bersama seluruh keluarga besar pencak silat tanpa niat membangun dominasi perguruan. Sebab, kebesaran sebuah organisasi tidak di ukur dari banyaknya kursi kepengurusan, melainkan dari besarnya manfaat yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kemenag Tegaskan Isu Menag Nasaruddin Umar Mundur Adalah Hoaks

Menanamkan Keluhuran Akhlak dan Menjaga Persatuan Perguruan

Di samping itu, Gus Nabil mengingatkan bahwa pencak silat mengajarkan penghormatan guru, kedisiplinan, pengendalian diri, serta kemuliaan akhlak. Oleh karena itu, pesilat harus mengendalikan kekuatan fisik dengan keluhuran akhlak dalam setiap proses pembinaan.

Lagipula, keberagaman tradisi perguruan merupakan kekayaan bangsa yang harus di hitung dan di hormati oleh seluruh insan pencak silat Indonesia. Sehingga, perbedaan warna dan tradisi melebur menjadi satu kekuatan saat membawa nama Merah Putih di arena internasional.

Menatap Target Masa Depan Menuju Pentas Olimpiade

Selanjutnya, kepengurusan periode 2026–2030 fokus memperkuat konsolidasi organisasi, standardisasi pelatih, serta modernisasi sistem pemeringkatan atlet. Oleh sebab itu, langkah tersebut menjadi bagian dari kerja panjang bersama untuk membawa pencak silat menembus ajang Olimpiade.

Akhirnya, sejumlah pejabat negara turut menghadiri acara pelantikan tersebut untuk memberikan dukungan penuh bagi kemajuan pencak silat. Di antaranya hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menpora Erick Thohir, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.(ust)

Berita Terkait

Istiqlal Gelar Konferensi 400 Imam Besar
Kemenag Gelar Pelatihan Tartil Al-Qur’an 1.000 Guru PAI
Kemenag Raih Penghargaan Kemenkeu Terkait Pembayaran Gaji PNS
Baznas Tegaskan Buku ‘Islam Ala Prabowo’ Tak Pakai Dana ZIS
Wakapolri Ajak Jajaran Doa Bersama Saat Maulid Nabi 1448 H
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Kemenhaj Mitigasi Penundaan Penerbangan Umrah Soetta
Prodi Ekonomi Syariah Unusia Raih Akreditasi Unggul LAMEMBA
Tim UIN Malang Temukan Mayoritas Peserta Muktamar NU Abnormal
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:25 WIB

Istiqlal Gelar Konferensi 400 Imam Besar

Rabu, 9 September 2026 - 20:01 WIB

Kemenag Raih Penghargaan Kemenkeu Terkait Pembayaran Gaji PNS

Selasa, 8 September 2026 - 20:57 WIB

Baznas Tegaskan Buku ‘Islam Ala Prabowo’ Tak Pakai Dana ZIS

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Wakapolri Ajak Jajaran Doa Bersama Saat Maulid Nabi 1448 H

Selasa, 8 September 2026 - 20:32 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Kemenhaj Mitigasi Penundaan Penerbangan Umrah Soetta

Berita Terbaru

Ilustrasi karangan bunga duka cita.(poto: istimewa).

Fiqih

Hukum Mengirim Karangan Bunga Duka Cita dalam Islam

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:39 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(poto: kemanag.go.id).

Berita Islam

Istiqlal Gelar Konferensi 400 Imam Besar

Rabu, 9 Sep 2026 - 20:25 WIB