Jambi, Dorlanhikmah.com – Kementerian Agama Republik Indonesia mendorong masyarakat agar tidak lagi membatasi interaksi dengan Al-Qur’an sebatas kegiatan membaca atau menghafal. Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Muchlis Muhammad Hanafi, menyampaikan pesan penting tersebut saat mengisi Seminar Al-Qur’an MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi di Aula Graha Siginjai, Kantor Wali Kota Jambi.
Muchlis menilai kedekatan umat Islam terhadap kitab suci secara simbolis masih mengalami jurang pemisah yang cukup lebar dengan implementasi harian. Banyak masyarakat rajin melantunkan dan memahami ayat suci, namun belum sepenuhnya mempraktikkan nilai-nilai luhur tersebut ke dalam tindakan nyata.
Tantangan pembentukan karakter anak muda saat ini bergerak makin kompleks seiring pesatnya perkembangan zaman. Generasi muda terus berhadapan dengan maraknya masalah sosial, ketimpangan ekonomi, krisis kejujuran, hingga arus informasi liar di ruang digital.
Al-Qur’an harus mengambil peran nyata sebagai panduan moral utama bagi anak muda dalam menyikapi berbagai persoalan modern. Nilai-nilai Al-Qur’an perlu hadir secara konkret sebagai solusi atas dinamika sosial yang makin rumit.
Membangun Ekosistem Qur’ani di Era Digital
Upaya mencetak generasi muda yang tangguh membutuhkan ekosistem pendukung yang kuat dari berbagai pihak. Pembentukan karakter ideal harus bermula dari kesadaran diri sendiri, lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, hingga interaksi di media sosial.
Lembaga pendidikan dan pembina agama tidak boleh berhenti pada pencapaian kelancaran membaca atau jumlah hafalan ayat semata. Penguatan pemahaman konteks, penanaman adab, serta pembentukan integritas pribadi harus menjadi fokus utama dalam mendidik anak muda.
Momentum ajang MTQH ke-55 Provinsi Jambi hendaknya membawa dampak jangka panjang yang lebih luas bagi kehidupan warga. Seluruh elemen masyarakat perlu mengubah ajang kompetisi ini menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.
Langkah nyata tersebut akan membumikan ajaran agama sekaligus melahirkan generasi muda yang beriman, berkarakter kuat, dan siap menghadapi persaingan masa depan.(ar)









Komentar