Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penutupan Pelatihan dan Sertifikasi Dai Internasional Berbasis Manhaj Al-Azhar di Qaah Imam Ahmed al-Thayyeb, Gedung Majma al-Buhuts al-Islamiyyah, Kairo, Rabu (7/102026).(poto: nuonline).

Penutupan Pelatihan dan Sertifikasi Dai Internasional Berbasis Manhaj Al-Azhar di Qaah Imam Ahmed al-Thayyeb, Gedung Majma al-Buhuts al-Islamiyyah, Kairo, Rabu (7/102026).(poto: nuonline).

Jakarta, Dorlanhikmah.com – Akademi Pelatihan Dai dan Imam Internasional Al-Azhar resmi membuka peluang keberlanjutan program pelatihan dai mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir. Langkah strategis ini menyusul tuntasnya agenda perdana yang berlangsung sejak 27 September hingga 7 Oktober 2026.

Ketua Akademi, Prof Hasan Salah al-Shaghir, menegaskan komitmen penuh institusinya dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi para peserta. Program intensif ini merujuk langsung pada arahan Grand Syekh Al-Azhar, Prof Ahmed al-Thayyeb.

Lembaga internasional tersebut konsisten menghadirkan kursus kualifikasi terpadu bagi kader ulama dari berbagai belahan dunia. Program ini menyasar calon imam, penceramah, cendekiawan Muslim, hingga kalangan mahasiswa asing di Mesir.

Hasan menyambut hangat partisipasi aktif para peserta pada angkatan pertama khusus delegasi Nusantara tersebut. Pihak akademi menegaskan kesiapan mereka untuk terus menyambut kedatangan angkatan-angkatan penerus pada masa mendatang.

Apresiasi tinggi tersebut ia sampaikan langsung saat memimpin seremoni penutupan agenda pelatihan di Kairo. Prosesi penutupan bertempat di Qaah Imam Ahmed al-Thayyeb, Gedung Majma al-Buhuts al-Islamiyyah, Kairo.

Penguatan Manhaj Al-Azhar Cetak Kader Pendakwah Moderat

Lembaga Dakwah PCINU Mesir menggandeng Forum Da’iyah Fatayat Mesir dalam merancang kegiatan berskala internasional ini. Kolaborasi dua lembaga otonom Nahdlatul Ulama tersebut berhasil menghimpun 50 peserta terpilih dari beragam daerah.

Baca Juga :  Gempa M 7,7 Guncang NTT, Bangunan Kantor Kemenhaj RI Rusak

Mayoritas peserta merupakan sarjana baru lulusan program lisans strata satu Al-Azhar tahun ini. Sejumlah mahasiswa program magister juga turut memperkuat barisan peserta untuk memperdalam wawasan keilmuan Islam.

Para pemateri membekali seluruh peserta dengan metodologi hukum Islam, fatwa kontemporer, dan pemahaman manhaj Al-Azhar. Tenaga pengajar juga mengulas tuntas fikih realitas atau fiqh al-waqi guna menjawab dinamika zaman.

Kurikulum pelatihan turut menyentuh aspek retorika dakwah, etika dialog, hingga psikologi komunikasi massa. Pemateri melengkapi wawasan peserta dengan strategi respons pemikiran kontemporer serta tata kelola media digital dakwah.

Ketua Panitia Pelaksana, M Alaikas Salam, memproyeksikan kegiatan ini bergulir menjadi agenda tahunan berskala luas. Tim perancang bahkan membuka peluang keikutsertaan masyarakat umum dari luar Mesir untuk hadir langsung ke Kairo.

Kolaborasi KBRI Kairo Hadirkan Wawasan Diplomasi Global

Seluruh lulusan akademi kini bersiap melangkah ke tahap pembekalan berikutnya bersama korps diplomatik Indonesia. Mereka bakal mengikuti Pelatihan Akademi Diplomat mulai 18 hingga 20 Oktober 2026 mendatang.

Baca Juga :  Kemeriahan Pawai Ta'aruf MTQ Nasional 2026 di Semarang Pukau Warga

Para diplomat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kairo akan mengampu langsung rangkaian materi tersebut. Sesi lanjutan ini membedah seluk-beluk diplomasi internasional, hubungan bilateral, serta pembacaan isu global secara kritis.

Langkah kolaboratif ini bertujuan mencetak juru dakwah yang menguasai ilmu agama sekaligus memahami konstelasi geopolitik. Wawasan internasional yang matang akan membantu mereka membawa misi dakwah damai ke panggung dunia.

Penyelenggara menaruh harapan besar agar agenda ini terus mengasah kedalaman tradisi keilmuan para dai muda. Penguasaan khazanah Al-Azhar menjadi fondasi kuat saat mereka terjun membimbing masyarakat di tanah air kelak.

Inisiatif terpadu ini membuktikan keseriusan Al-Azhar dan diaspora Indonesia dalam menyiapkan generasi pendakwah unggul. Mahasiswa kini memiliki jalur pembinaan komprehensif demi menjawab tantangan dakwah di era modern secara bijak.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB