Jambi, Dorlanhikmah.com – Komisi Informasi Provinsi Jambi menyambangi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pertemuan ini menguji kesiapan layanan data publik lewat agenda visitasi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jambi, Ahmad Taufiq Helmi, memimpin rombongan tim penilai bersama Wakil Ketua H. Almunawar. Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jambi, H. Faizan, menyambut langsung kedatangan tim penilai di Ruang Zoom kantor wilayah.
Pertemuan tatap muka ini menjadi pembuktian nyata atas berkas portofolio yang telah terkirim beberapa bulan lalu. Tim penilai mencocokkan laporan tertulis dengan operasional pelayanan harian di meja kerja aparatur.
Faizan menegaskan pihaknya membuka seluruh data kelembagaan secara transparan kepada masyarakat luas. Jajaran pimpinan hingga tim teknis memastikan tidak ada dokumen publik yang tertutup selama aturan membolehkan warga mengaksesnya.
Integrasikan Saluran WhatsApp dengan Kecerdasan Buatan
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kemenag Jambi kini mengusung moto kerja Melayani dengan Ikhlas. Tiga fokus kerja utama mencakup percepatan alur layanan, penempaan kapasitas staf, serta perluasan koordinasi lintas sektoral.
Aparatur mengandalkan loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu guna menyederhanakan birokrasi pengurusan izin dan dokumen keagamaan. Warga kini mengurus berbagai permohonan informasi tanpa harus berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.
Selain meja layanan fisik, pengelola menghadirkan terobosan modern melalui kanal WhatsApp resmi berbasis kecerdasan buatan. Bot cerdas ini membalas laporan warga secara otomatis dalam hitungan detik agar keluhan tertangani tanpa antrean panjang.
Pemanfaatan teknologi pintar ini sudah berjalan konsisten selama satu tahun penuh untuk menampung aduan umat. Sistem menyaring pertanyaan masuk lalu meneruskannya langsung ke petugas teknis bidang terkait secara akurat.
Bidik Sapu Bersih Predikat Informatif Daerah
Kemenag Jambi mencatatkan capaian penting setelah mendorong lima kantor kemenag kabupaten dan kota merebut predikat badan publik informatif pada 2025 lalu. Keberhasilan tersebut membuktikan komitmen jajaran daerah dalam menjamin hak masyarakat atas informasi terbuka.
Faizan mematok target lebih tinggi pada agenda evaluasi tahun 2026 ini. Kantor wilayah berupaya mendampingi seluruh satuan kerja kabupaten dan kota yang tersisa agar mampu menyusul raihan predikat serupa.
Kehadiran perwakilan tim pengelola informasi Muaro Jambi dan Kota Jambi dalam forum ini memperkuat persiapan teknis di tingkat lokal. Kemenag Jambi dan Komisi Informasi sepakat menjaga mutu keterbukaan data demi menghadirkan pemerintahan yang bersih bagi warga.(ar)










Komentar