Gus Yahya Sebut Proklamasi RI Peristiwa Peradaban Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.(poto: detikhikmah).

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.(poto: detikhikmah).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan makna mendasar Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, momen bersejarah tersebut menjadi tonggak peradaban manusia, bukan sekadar perayaan kebangsaan biasa.

Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini mengingatkan falsafah mulia di balik kemerdekaan. Pasalnya, setiap bangsa memiliki hak hakiki untuk menolak seluruh bentuk kolonialisme di muka bumi.

Selanjutnya, Gus Yahya menyampaikan ucapan selamat peringatan 81 tahun Indonesia merdeka atas nama jajaran PBNU. Seraya memanjatkan doa, ia berharap agar spirit Proklamasi terus memandu perjalanan bangsa menuju masa depan yang berkeadaban.

Baca Juga :  PBNU Rilis DPS Tahap I Muktamar ke-35 NU Jombang

Tema Besar HUT ke-81 RI

Sementara itu, pemerintah resmi mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada peringatan tahun ini. Bahkan, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro telah mengumumkan tema tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Secara langsung, gagasan utama tersebut menjadi panduan visual nasional dalam merancang semangat kemerdekaan. Di samping itu, pemerintah merinci tiga pilar utama yang memuat visi strategis jangka panjang bagi seluruh rakyat.

Pada dasarnya, konsep berdaulat menekankan kemandirian utuh bangsa tanpa kendali pihak asing. Hal ini mencakup ketahanan politik, kemandirian pangan, kedaulatan energi, serta kemajuan teknologi nasional.

Baca Juga :  Kader Senior NU Ingatkan Peserta Muktamar Pilih Pemimpin Independen

Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan

Di sisi lain, pilar adil menjamin kesetaraan sosial dan kesempatan merata bagi seluruh warga. Kemudian, kesetaraan ini meliputi akses pendidikan bermutu, fasilitas kesehatan, lapangan kerja, hingga kepastian hukum inklusif.

Lebih lanjut, pilar makmur menjadi muara dari kesejahteraan nyata yang menyentuh masyarakat bawah. Maka dari itu, pemerintah menargetkan dampak ekonomi riil, bukan sekadar capaian angka pertumbuhan di atas kertas.

Menariknya, masyarakat menentukan langsung logo resmi peringatan kemerdekaan tahun ini melalui sistem pemungutan suara. Hasilnya, desainer asal Padang Fajar Novario memenangkan jajak pendapat tersebut dengan raihan 44,73 persen suara.(ar)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB