Jakarta, dorlanhikmah.com – Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan makna mendasar Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, momen bersejarah tersebut menjadi tonggak peradaban manusia, bukan sekadar perayaan kebangsaan biasa.
Selain itu, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang ini mengingatkan falsafah mulia di balik kemerdekaan. Pasalnya, setiap bangsa memiliki hak hakiki untuk menolak seluruh bentuk kolonialisme di muka bumi.
Selanjutnya, Gus Yahya menyampaikan ucapan selamat peringatan 81 tahun Indonesia merdeka atas nama jajaran PBNU. Seraya memanjatkan doa, ia berharap agar spirit Proklamasi terus memandu perjalanan bangsa menuju masa depan yang berkeadaban.
Tema Besar HUT ke-81 RI
Sementara itu, pemerintah resmi mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” pada peringatan tahun ini. Bahkan, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro telah mengumumkan tema tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Secara langsung, gagasan utama tersebut menjadi panduan visual nasional dalam merancang semangat kemerdekaan. Di samping itu, pemerintah merinci tiga pilar utama yang memuat visi strategis jangka panjang bagi seluruh rakyat.
Pada dasarnya, konsep berdaulat menekankan kemandirian utuh bangsa tanpa kendali pihak asing. Hal ini mencakup ketahanan politik, kemandirian pangan, kedaulatan energi, serta kemajuan teknologi nasional.
Mewujudkan Keadilan dan Kesejahteraan
Di sisi lain, pilar adil menjamin kesetaraan sosial dan kesempatan merata bagi seluruh warga. Kemudian, kesetaraan ini meliputi akses pendidikan bermutu, fasilitas kesehatan, lapangan kerja, hingga kepastian hukum inklusif.
Lebih lanjut, pilar makmur menjadi muara dari kesejahteraan nyata yang menyentuh masyarakat bawah. Maka dari itu, pemerintah menargetkan dampak ekonomi riil, bukan sekadar capaian angka pertumbuhan di atas kertas.
Menariknya, masyarakat menentukan langsung logo resmi peringatan kemerdekaan tahun ini melalui sistem pemungutan suara. Hasilnya, desainer asal Padang Fajar Novario memenangkan jajak pendapat tersebut dengan raihan 44,73 persen suara.(ar)










Komentar