Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz.(poto: detikhikmah).

Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz.(poto: detikhikmah).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz siap memimpin Nahdlatul Ulama untuk masa lima tahun ke depan. Sosok yang akrab disapa Gus Kikin ini berkomitmen membawa organisasi berkhidmah secara penuh demi kemaslahatan umat.

Ia menyampaikan pesan penting tersebut saat memberikan pidato perdana tepat dua jam setelah resmi mengemban amanah baru. Gus Kikin menegaskan tekadnya untuk membawa PBNU kembali berpegang teguh pada tuntunan utama Qanun Asasi.

Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari merumuskan ajaran Qanun Asasi tersebut sebagai pilar dasar organisasi sejak awal masa berdirinya. Penutupan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Jawa Timur menjadi panggung penyampaian komitmen tersebut.

Acara penutupan yang berlangsung pada Senin 31 Agustus 2026 tersebut mendapat perhatian luas melalui siaran langsung TV NU. Para kiai dan ulama dari berbagai pelosok negeri menyaksikan penutupan muktamar yang penuh dengan suasana khidmat ini.

Kembali Menguatkan Landasan Utama Qanun Asasi Nahdlatul Ulama

Gus Kikin menilai keberadaan Qanun Asasi berhasil mendorong pesatnya laju perkembangan jam’iyyah Nahdlatul Ulama pada masa-masa awal berdiri. Penerapan nilai-nilai luhur tersebut sangat relevan untuk memandu langkah perjalanan NU dalam menapak abad kedua.

Baca Juga :  Kriteria Calon Ketua Umum PBNU Menurut KH Ma’ruf Amin

Ia memandang impelementasi kembali panduan dasar tersebut di era modern sebagai langkah rasional yang sangat mungkin terwujud. Pengasuh ke-8 Ponpes Tebuireng Jombang ini mengajak seluruh pengurus untuk bersama-sama menjaga identitas sejarah perjuangan organisasi.

Cicit Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari ini membuka kembali ingatan sejarah mengenai betapa pentingnya posisi NU pada zaman pemerintahan Belanda. Rekam jejak perjuangan para ulama pendahulu memberikan teladan nyata tentang kontribusi besar organisasi bagi bangsa Indonesia.

Memasuki abad kedua, ia menyadari bahwa NU memiliki basis massa yang sangat besar dan tersebar luas di seluruh penjuru negeri. Kekuatan akar rumput yang kokoh tersebut harus menjadi modal utama dalam menggalang semangat persaudaraan antarsesama warga.

Memperkokoh Basis Akar Rumput Demi Persaudaraan Bangsa Indonesia

Gus Kikin meyakini bahwa konsolidasi basis massa yang efektif mampu menghadirkan suasana kehidupan masyarakat yang lebih tenang dan tenteram. Gerakan bersama dari tingkat bawah akan membentuk tatanan sosial yang jauh lebih guyub serta harmonis.

Baca Juga :  Muktamar NU Membolehkan Implan Cip Otak Medis dan Bitcoin

Seluruh jajaran pengurus dan warga NU perlu memantapkan barisan agar organisasi tumbuh menjadi wadah yang lebih bersatu dan solid. Penguatan kebersamaan tersebut bertujuan utama untuk memaksimalkan pelayanan tulus demi kepentingan dan kemakmuran seluruh masyarakat.

Pemimpin PBNU ini memanjatkan doa tulus agar segala niat baik dan ikhtiar organisasi senantiasa memperoleh ridha Allah SWT. Harapan tinggi ini menjadi pijakan awal bagi kepengurusan baru dalam mengarungi dinamika kepemimpinan selama lima tahun mendatang.

Proses penetapan Ketua Umum PBNU periode 2026-2031 ini berlangsung secara mufakat melalui mekanisme musyawarah yang sangat sejuk. Sembilan kiai terpilih dalam badan legislatif Ahlul Halli wal Aqdi menyepakati keputusan penting tersebut untuk kemajuan jam’iyyah.(ust)

Berita Terkait

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026
Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas
Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Dan Kisi-Kisi Soal Tes CAT
Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi
BKIM IPB Gelar Diskusi Publik Kawal Perwali P4S Bogor
Wali Kota Pariaman Melantik Pimpinan Baznas Baru Periode 2026-2031
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031
Sambut Kafilah MTQ Korpri, Wagub Sumbar Apresiasi Capaian Juara Umum
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:33 WIB

Restoran Tanpa Sertifikat Halal Terancam Ditutup Permanen Mulai 2026

Rabu, 2 September 2026 - 20:26 WIB

Wajib Sertifikat Halal 2026: BPJPH Minta Restoran dan UMK Segera Urus Legalitas

Rabu, 2 September 2026 - 20:20 WIB

Seleksi Petugas Haji 2027 Resmi Dibuka, Cek Jadwal Dan Kisi-Kisi Soal Tes CAT

Rabu, 2 September 2026 - 20:14 WIB

Aturan Wajib Halal 2026 Segera Berlaku Pelaku Usaha Diminta Segera Urus Sertifikasi

Selasa, 1 September 2026 - 14:53 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi

Berita Terbaru

Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz.(poto: detikhikmah).

Berita Islam

Gus Kikin Pimpin PBNU 2026–2031, Ajak NU Kembali ke Qanun Asasi

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:53 WIB