Mantan Menag Lukman Hakim Saifuddin Minta Muktamar ke-35 NU Utamakan Musyawarah dan Bebas Politik Uang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menyita perhatian Menteri Agama ke-22 Lukman Hakim Saifuddin.(poto: republika).

Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menyita perhatian Menteri Agama ke-22 Lukman Hakim Saifuddin.(poto: republika).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama menyita perhatian Menteri Agama ke-22 Lukman Hakim Saifuddin. Beliau mengajak seluruh peserta permusyawaratan tertinggi ini untuk senantiasa menjaga marwah serta kehormatan organisasi keagamaan tersebut.

Lukman menekankan pentingnya musyawarah mufakat secara optimal untuk menetapkan jajaran kepemimpinan tertinggi PBNU. Menurut beliau, proses dan hasil forum tertinggi ini harus melahirkan keputusan strategis yang membawa kemaslahatan nyata bagi seluruh umat.

Dalam pernyataan tertulis pada Jumat, Lukman mengingatkan agar proses permusyawaratan mencerminkan martabat Ormas Islam yang telah berusia panjang. Tempat berhimpun para ulama penebar kebajikan ini idealnya terbebas dari berbagai bentuk praktik tak terpuji.

Lukman Hakim Saifuddin Minta Muktamar NU Utamakan Musyawarah

Lukman mencermati berbagai kekhawatiran yang berkembang luas di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan forum akbar tersebut. Ia secara terbuka menyoroti potensi kemunculan intimidasi kekuasaan hingga intervensi dari kaum pemodal yang dapat merusak independensi organisasi.

Potensi maraknya praktik transaksi jual-beli suara juga menjadi ancaman amat serius bagi seluruh elemen Nahdlatul Ulama. Seluruh pihak perlu mengambil langkah pencegahan sejak dini agar dinamika tersebut tidak mencederai marwah forum tertinggi tempat berhimpun para ulama.

Baca Juga :  Kriteria Calon Ketua Umum PBNU Menurut KH Ma’ruf Amin

Mantan Menteri Agama ini mendorong pengembalian mekanisme penetapan Rais Aam Syuriyah dan Ketua Umum PBNU pada hakikat musyawarah. Ia mengimbau para utusan mengoptimalkan jalan mufakat sebagai tradisi luhur dalam menetapkan jajaran pimpinan PBNU.

Lukman meminta peserta menghindari mekanisme pemungutan suara apabila proses musyawarah masih memungkinkan untuk mencapai kata mufakat. Beliau secara tegas menekankan agar para muktamirin berfokus menetapkan pimpinan, bukan sekadar memilih melalui mekanisme voting.

Sistem Pemungutan Suara Berpotensi Suburkan Praktik Politik Uang

Mekanisme pemungutan suara dalam menetapkan pimpinan berpotensi besar membuka celah lebar bagi masuknya praktik politik uang. Kondisi demikian dapat membuka pintu bagi pihak luar untuk mengintervensi arah kebijakan serta independensi organisasi.

Selama sistem pemilihan pimpinan masih memakai tata cara pemungutan suara, peserta akan sulit membendung praktik lancung jual-beli suara. Kekuatan pemodal maupun intervensi kekuasaan luar kerap memanfaatkan celah ini untuk memengaruhi hasil akhir keputusan.

Baca Juga :  Wako Alfin Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Baitul Naim

Pengikisan sikap independensi pada organisasi keagamaan seperti NU berisiko tinggi menggerus marwah, keagungan, serta keberkahan organisasi. Jam’iyyah ini berpotensi kehilangan izzah sebagai rujukan moral dan spiritual utama bagi seluruh umat Islam di Indonesia.

Muktamirin Perlu Meneladani Spirit Para Pendiri Nahdlatul Ulama

Sebagai sesama warga Nahdlatul Ulama, Lukman mengajak seluruh muktamirin penerima mandat dari daerah untuk meresapi kembali sejarah panjang perjuangan para tokoh pendiri. Para utusan yang hadir perlu meneladani nilai keikhlasan, ketulusan, serta persatuan dari para kiai pendiri.

Muktamirin harus menjadikan nilai-nilai luhur dan keistimewaan dari Tambakberas Jombang sebagai pijakan utama dalam melangkah serta memutus agenda penting forum ini. Seluruh pengabdian dan ikhtiar tulus hendaknya berorientasi penuh pada kepentingan organisasi serta kemaslahatan bersama.

Lukman mendoakan secara tulus agar seluruh peserta mampu menjiwai tekad, semangat, dan ikhtiar perjuangan kiai sepuh. Semoga Allah SWT merestui setiap niat dan amalan baik demi menjaga persatuan serta keluhuran martabat Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.(ust)

Berita Terkait

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Minggu 25 Oktober 2026
Pesantren Naik Kelas: Dari Lembaga Umat ke Motor Kemajuan
Harapan Muslimat dan Fatayat NU untuk PBNU 2026–2031
PBNU Gandeng Ekonom dan Pakar Kaji Arah Perekonomian Bangsa
Ponpes Al-Hamid Dorong PBNU Jadi Rumah Besar dan Pembela Umat
Rais Aam PBNU Ajak Pengurus Buang Kepentingan Pribadi
Resmi Dilantik, Ini Susunan Lengkap Personalia PBNU Baru
Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Minggu 25 Oktober 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Pesantren Naik Kelas: Dari Lembaga Umat ke Motor Kemajuan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Harapan Muslimat dan Fatayat NU untuk PBNU 2026–2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:30 WIB

PBNU Gandeng Ekonom dan Pakar Kaji Arah Perekonomian Bangsa

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Ponpes Al-Hamid Dorong PBNU Jadi Rumah Besar dan Pembela Umat

Berita Terbaru

Ilustrasi transaksi emas digital secara syari, menggabungkan kemudahan aplikasi dengan jaminan fisik di brankas.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Jual Beli Emas Digital Menurut Syariat Islam

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:47 WIB

Surat An nas.(poto: istimewa).

Al-Qur'an

Tafsir Surah An-Naas Menurut Penjelasan Kitab Jalalain

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:31 WIB

Ilustrasi wanita muslimah berbusana sederhana membaca Al-Qur'an dengan khusyuk di rumah saat menjalani masa idah.(poto: AI).

Fiqih

Panduan Hukum Masa Idah Wanita Muslimah Terlengkap

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:22 WIB

Ilustrasi pria mengenakan baju kurung sutra merah berhias emas dan cincin emas, menggambarkan larangan syariat.(poto: AI).

Fiqih

Hiasan Mewah yang Dilarang: Hukum Sutra dan Emas bagi Pria

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:09 WIB

Kemegahan masjid berlatar senja dengan informasi jadwal sholat lengkap wilayah Kota Sungai Penuh, Minggu, 25/10/2026.(poto: AI).

Berita Islam

Jadwal Sholat Sungai Penuh Hari Ini, Minggu 25 Oktober 2026

Minggu, 25 Okt 2026 - 06:57 WIB