Wamenag Romo Syafii Minta Jajaran Kemenag Benahi Integritas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 30 September 2026 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo Muhammad Syafii, mengajak jajaran Kementerian Agama membenahi integritas secara menyeluruh. Selain itu, pesan penting tersebut mengemuka langsung dalam pembinaan aparatur dan silaturahmi tokoh lintas agama di Kanwil Kemenag Jambi, Selasa (29/9/2026).

Oleh karena itu, Romo Syafii mengingatkan seluruh pegawai agar memandang rutinitas pekerjaan sebagai sarana ibadah kepada Sang Pencipta. Selanjutnya, kesadaran spiritual ini menuntut aparatur negara memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan kenyamanan umat beribadah.

Bahkan, pembenahan integritas pegawai menjadi pilar penentu dalam mendongkrak mutu kerja kementerian keagamaan. Sebab, pejabat publik tersebut membeberkan fakta capaian zona integritas secara lugas di hadapan para pejabat daerah.

Saat ini, institusi mencatat jumlah peraih status WBK dan WBBM masih sangat sedikit dari hampir 5.000 satuan kerja. Oleh sebab itu, penggabungan kedua predikat bergengsi tersebut ternyata belum berhasil menembus angka satu persen.

Padahal, aparatur kementerian kerap mengemban amanah sosial dan menyandang gelar pemuka agama di mata publik. Karena alasan tersebut, lembaga pemerintah ini wajib membuktikan diri sebagai instansi yang bersih melayani serta bebas dari jerat korupsi.

Baca Juga :  Kafilah Jambi MTQ Nasional Sukses Tembus Babak Final Tilawah Al-Qur’an 2026

Pembenahan tata kelola karier aparatur sipil negara

Di samping itu, Wamenag menuntut sistem mutasi dan promosi pegawai berjalan sesuai ketentuan hukum tertulis. Maka dari itu, para pemangku kebijakan tidak boleh mengambil keputusan penting berdasarkan rasa suka atau tidak suka semata.

Sebab, perlakuan yang tidak adil jelas merampas hak pegawai yang telah mengantongi rekomendasi resmi pimpinan. Akibatnya, pengabaian prestasi tersebut akan langsung menghancurkan motivasi tugas serta menghambat masa depan karier aparatur.

Dengan demikian, transparansi tata kelola mutasi menjadi kunci penting demi menjaga iklim kerja tetap harmonis. Oleh sebab itu, jajaran pimpinan wajib menegakkan rasa keadilan bagi seluruh pegawai di berbagai unit daerah.

Hasilnya, penegakan regulasi kepegawaian akan mengembalikan wibawa kementerian di mata publik secara nyata. Dengan kata lain, seluruh aparatur Kemenag kini memikul beban moral untuk membuktikan profesionalisme kerja mereka.

Terlebih lagi, langkah korektif ini bertujuan menutup celah kompromi internal yang selama ini merusak citra lembaga. Pada akhirnya, seluruh jajaran wajib menunjukkan komitmen perubahan demi menciptakan tata kelola birokrasi yang bersih.

Baca Juga :  Pimpin Apel Pegawai, Kakanwil Kemenag Jambi Dorong Kinerja Kolektif dan Akuntabel

Penguatan tiga pilar kerukunan antarumat beragama nasional

Selain membedah integritas pegawai, Romo Syafii turut membahas kerukunan sosial saat berdialog bersama para tokoh agama. Oleh karena itu, ia menguraikan tiga pilar harmoni, yaitu lingkup internal umat, antarumat, hingga hubungan masyarakat dengan pemerintah.

Khususnya, kerukunan antarumat beragama mewajibkan seluruh elemen warga hidup berdampingan secara damai dalam bingkai kebangsaan. Walaupun demikian, setiap pemeluk agama tetap menjaga kekhasan keyakinan masing-masing tanpa harus memicu gesekan sosial.

Misalnya, umat Islam, Kristen, Buddha, maupun Hindu tetap menjalankan keyakinan pokok peribadatan secara utuh. Sebab, setiap agama luhur tentu mengajarkan jalan damai serta melarang perselisihan dalam kehidupan bermasyarakat.

Oleh sebab itu, dialog lintas iman ini mempertegas peran Kementerian Agama sebagai perekat utama persatuan warga. Pada dasarnya, keharmonisan relasi antarumat dan penentu kebijakan menjadi fondasi kokoh bagi stabilitas daerah.

Secara keseluruhan, rangkaian kunjungan kerja Wamenag ke Jambi ini mempertegas arah perbaikan mutu kementerian secara total. Selanjutnya, sinergi erat aparatur bersama para pemuka agama akan terus merawat perdamaian sosial di seluruh Indonesia.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB