Mengenal Profil dan Karier Akademik Menteri Agama Nasaruddin Umar

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(poto: istimewa).

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar resmi menjabat sebagai Pemimpin Kementerian Agama Indonesia ke-25 di bawah Kabinet Merah Putih sejak 21 Oktober 2024. Tokoh ulama ternama ini sekaligus mengemban amanat penting sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.

Karier kepemimpinannya di pemerintahan sebenarnya telah mengakar kuat sejak lama melalui berbagai posisi strategis. Ia sebelumnya pernah menduduki posisi Wakil Menteri Agama Indonesia pada periode 2011 hingga 2014.

Rekam jejak birokrasi sang profesor juga mencakup jabatan sebagai Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam. Ia memimpin direktorat tersebut di Kementerian Agama Republik Indonesia sepanjang tahun 2006 sampai 2011.

Perjalanan Pendidikan Akademik Tokoh Ulama Indonesia dan Dunia

Pria kelahiran Ujung, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ini menempuh masa kecilnya di tanah kelahiran. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD Negeri Ujung Bone pada tahun 1970 silam.

Nasaruddin kemudian melanjutkan jenjang pendidikannya di Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang. Ia menuntaskan Madrasah Ibtidaiyah tahun 1971, Pendidikan Guru Agama 4 Tahun pada 1974, dan PGA 6 Tahun pada 1976.

Baca Juga :  Wamenag Tegaskan Nikah Massal Perlawanan Terhadap LGBTQ

Gelar Sarjana Muda berhasil ia raih pada tahun 1980 dari IAIN Ujung Pandang. Ia lantas menuntaskan gelar Sarjana Lengkap di kampus yang sama pada tahun 1984.

Haus akan ilmu, Nasaruddin melanjutkan studi pascasarjana ke IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia sukses meraih gelar Magister pada 1992 dan menyabet gelar Doktoral pada 1998.

Proses studi doktoralnya diwarnai pengalaman internasional melalui Program PhD di Universitas McGill Kanada. Ia juga menjalani program riset doktoral serupa di Universitas Leiden Belanda sepanjang 1994 hingga 1995.

Gelar doktor tersebut membuka jalan lebar baginya untuk menjadi sarjana tamu di berbagai Universitas dunia. Ia sempat mengajar di Sophia University Tokyo, SOAS University of London, hingga Georgetown University Washington DC.

Kiprah Organisasi Lintas Agama Hingga Momen Kunjungan Historis

Pakar tafsir Al-Quran ini aktif mendirikan organisasi lintas agama bernama Masyarakat Dialog antar Umat Beragama. Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair bahkan merekrutnya ke dalam Tim Penasehat Inggris-Indonesia.

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Lantik Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang

Kiprah organisasinya makin menguat saat Musyawarah Nasional BP4 XVI di Jakarta pada 3 November 2019. Para peserta munas memilih Nasaruddin Umar sebagai Ketua Umum BP4 periode 2019-2024.

Tokoh penting Nahdlatul Ulama ini juga menjabat sebagai Rais Pengurus Besar NU periode 2022-2027. Muktamar As’adiyah ke-15 di Sengkang tahun 2022 menetapkannya sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah.

Tahun 2024 menjadi momen bersejarah dalam perjalanan kepemimpinan antarumat beragama sang ulama. Ia menandatangani dokumen Deklarasi Bersama Istiqlal 2024 bersama Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus.

Dedikasi akademisnya terwujud nyata lewat penerbitan 12 buku ilmiah berkualitas tinggi. Salah satu karya terpopulernya berjudul Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Quran terbitan Paramadina tahun 1999.

Buku legendaris tersebut mengupas tuntas hasil penelitian mendalam mengenai kajian bias gender dalam Al-Quran. Karya monumental ini menjadi rujukan penting bagi akademisi maupun masyarakat luas hingga hari ini.(ust)

Berita Terkait

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar
100 Kata-Kata Mutiara Suami Istri Penuh Makna Islami
Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus
Cara Mengurus Buku Nikah Pengganti di KUA Resmi
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:56 WIB

FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:37 WIB

PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar

Berita Terbaru

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB

Ilustrasi orang sedang Sujud.(poto: republika.id).

Fiqih

Catat, Inilah Batas Minimal Bacaan Shalat yang Benar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:41 WIB