Jambi, dorlanhikmah.com – Pengurus Wilayah Fahmi Ummi Provinsi Jambi resmi mengemban amanah baru untuk masa bakti 2026–2031. Prosesi pelantikan dan pengukuhan pengurus berlangsung khidmat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Selasa (29/9/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Mahbub Daryanto, menghadiri langsung agenda perhelatan akbar tersebut. Ia hadir bersama Kepala Bagian Tata Usaha serta jajaran Kepala Bidang Kanwil Kemenag Jambi.
Para Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi juga tampak memadati lokasi acara. Mereka menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program pembinaan umat di seluruh daerah.
Plt. Ketua Umum Fahmi Ummi Pusat, Maya Suhasni Siregar, memimpin langsung jalannya upacara pengukuhan. Melalui agenda sakral ini, Dr. Nuraida Fitri Habi resmi menerima amanah kepemimpinan sebagai Ketua PW Fahmi Ummi Jambi.
Pihak panitia juga menetapkan Kakanwil Kemenag Jambi, Mahbub Daryanto, sebagai salah seorang Dewan Pembina organisasi. Keputusan ini memperkuat posisi Kemenag dalam mendukung kemajuan gerakan perempuan muslimah di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Langkah strategis penguatan peran organisasi perempuan jambi
Maya Suhasni Siregar menyampaikan arahan khusus kepada seluruh jajaran pengurus yang baru selesai mengambil sumpah jabatan. Ia meminta seluruh pengurus merapatkan barisan internal demi menjaga soliditas organisasi secara menyeluruh.
Fahmi Ummi Jambi harus segera merancang agenda kerja sama konkret dengan Pemerintah Provinsi Jambi. Selain itu, organisasi ini perlu menggandeng berbagai perkumpulan perempuan lain guna memperluas jangkauan gerakan kebaikan.
Langkah kolaborasi tersebut akan mempercepat penyelesaian ragam persoalan krusial di tengah masyarakat. Kehadiran organisasi harus menyentuh ranah perlindungan anak sekaligus penguatan peran ibu rumah tangga.
Maya mengingatkan kader agar tidak sekadar menyelenggarakan kegiatan seremoni formal belaka. Pengurus wajib terjun langsung ke tengah warga guna menyalurkan bantuan serta jalan keluar atas persoalan keluarga.
Semua bidang kerja mesti bergerak serempak menyasar kantong-kantong masyarakat yang membutuhkan pendampingan sosial. Dengan demikian, warga dapat merasakan dampak positif kehadiran organisasi ini secara berkelanjutan.
Sinergi program pemerintah daerah untuk ketahanan keluarga
Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, turut memberikan pokok-pokok pikiran penting. Tokoh yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Fahmi Ummi Pusat ini meminta pengurus merumuskan program kerja realistis.
Pengurus daerah harus menyusun target kegiatan yang terukur serta menjawab kebutuhan riil masyarakat bawah. Fahmi Ummi mengemban misi utama sebagai wadah pemberdayaan seluruh anggota dalam menyokong pembangunan nasional.
Kader muslimah dapat menyalurkan karya nyata lewat penguatan dakwah Islam yang menyejukkan. Mereka juga bisa menggerakkan sektor pendidikan masyarakat serta mendongkrak denyut ekonomi kreatif warga lokal.
Jalur sosial politik maupun aksi kemanusiaan keagamaan turut membuka ruang pengabdian yang sangat luas. Sinergi erat dengan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci utama keberhasilan di lapangan.
Jajaran pengurus daerah wajib menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Kementerian Agama di wilayah masing-masing. Langkah terpadu ini menjamin seluruh program organisasi berjalan selaras dengan agenda pembangunan pemerintah setempat.
Momen pelantikan kepengurusan periode 2026–2031 kini membuka babak baru bagi kemajuan gerakan perempuan di Jambi. Pengurus yang baru diharapkan mampu tampil adaptif, tangguh, serta konsisten menjaga ketahanan pilar keluarga.(ust)










Komentar