Kemenag Salurkan Bantuan Madrasah Terdampak Gempa Flores Nusa Tenggara Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa berada di ruang belajar sementara (TLS) pascagempa Flores, NTT.(poto: kemenag).

Siswa berada di ruang belajar sementara (TLS) pascagempa Flores, NTT.(poto: kemenag).

NTT, dorlanhikmah.com – Kementerian Agama Republik Indonesia menyalurkan bantuan madrasah gempa Flores secara langsung ke Nusa Tenggara Timur. Langkah cepat ini membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam menjamin keberlanjutan pendidikan seluruh peserta didik.

Selain itu, pemerintah mendistribusikan sebanyak 1.000 paket school kit ke lokasi bencana. Petugas di lapangan juga mendirikan 16 unit Temporary Learning Space (TLS) sebagai ruang kelas sementara.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Amien Suyitno menegaskan komitmen pemerintah dalam mendampingi para siswa. Bahkan, beliau menyatakan bahwa peristiwa bencana alam tidak boleh menghentikan proses belajar anak-anak.

Baca Juga :  PBNU Kerahkan Tim Bencana NTT dan Kalimantan di Tengah Muktamar

Oleh karena itu, pemerintah harus selalu hadir memfasilitasi tempat belajar yang aman serta layak. Pihaknya menyalurkan bantuan ini khusus untuk sekolah keagamaan yang mengalami kerusakan fisik cukup berat.

Penanganan Prioritas Lima Belas Madrasah Rusak Parah

Saat ini, data sementara Kementerian Agama mencatat 72 madrasah yang mengalami dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Namun, tim lapangan memfokuskan penyaluran bantuan tahap awal ini untuk 15 madrasah yang mengalami kerusakan paling parah.

Selanjutnya, petugas segera mengoperasikan 16 fasilitas TLS agar kegiatan belajar-mengajar dapat mendadak dimulai kembali. Sementara itu, pembagian 1.000 paket perlengkapan sekolah langsung memenuhi kebutuhan dasar operasional seluruh peserta didik.

Baca Juga :  ISEF 2026 Digelar di Senayan Hadirkan Ratusan Agenda Halal

Amien Suyitno menjelaskan bahwa program bantuan ini menjadi bagian penting dari percepatan pemulihan fasilitas pendidikan. Dengan demikian, dukungan logistik tersebut mengembalikan aktivitas persekolahan secara bertahap.

Bahkan, Kementerian Agama berkomitmen kuat menjaga keberlanjutan akses pendidikan bagi seluruh anak di wilayah Flores. Hasilnya, pihak kementerian terus menjalankan koordinasi intensif dan pemetaan rinci untuk menginventarisasi kebutuhan jangka panjang seluruh madrasah.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Masjid Megah dan Terbesar di Jambi Menjadi Destinasi Wisata Religi Bersejarah
Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak

Berita Terbaru

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khotbah Hari Santri 2026: Jihad Baru Menuju Masa Depan

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:38 WIB

Ilustrasi Khutbah Jumat.(poto: dok.dorlanhikmah.com).

Kultum

Khutbah Jumat Hari Santri: Mengganti Peran Kiai

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:33 WIB

Pusat Studi Al-Qur'an menggelar diskusi keagamaan memperingati Hari Santri 2026 di Tangerang Selatan.(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Nilai Pesantren Jadi Kompas Hadapi Era AI

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:57 WIB