Tidur dalam Islam: Manfaat, Ilmu Saraf, dan Kesehatan Tubuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tidur dalam Islam dijelaskan sebagai proses pemulihan tubuh( Poto : istimewa )

Tidur dalam Islam dijelaskan sebagai proses pemulihan tubuh( Poto : istimewa )

Jakarta, dorlanhikmah.com – Tidur dalam Islam tidak hanya berfungsi sebagai istirahat fisik, tetapi juga sebagai mekanisme pemulihan tubuh yang selaras dengan fitrah manusia dan tanda kebesaran Allah.

Konsep ini menjelaskan bagaimana tidur dalam Islam kesehatan menjadi bagian penting dari keseimbangan hidup, karena tubuh memulihkan energi, menata ulang fungsi saraf, dan menjaga kestabilan mental melalui proses biologis yang teratur.

Tidur sebagai Mekanisme Pemulihan Tubuh

Tidur bekerja sebagai proses aktif yang mengatur ulang sistem tubuh manusia secara menyeluruh. Tubuh tidak sekadar berhenti beraktivitas, tetapi menjalankan proses pemulihan yang kompleks di tingkat saraf, otot, dan otak.

Saat seseorang tidur, tubuh memperbaiki sel-sel yang lelah akibat aktivitas fisik dan kerja mental. Otak juga mengatur ulang fungsi kognitif agar seseorang bisa berpikir lebih jernih ketika bangun.

Dengan kualitas tidur yang baik, tubuh mengembalikan energi secara optimal. Karena itu, manusia dapat kembali beraktivitas dengan kondisi yang lebih segar, fokus, dan stabil.

Konsep ini memperkuat pemahaman bahwa tidur dalam Islam kesehatan tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga ilmiah dan biologis.

Tidur dalam Perspektif Al-Qur’an

Al-Qur’an menjelaskan bahwa tidur merupakan tanda kekuasaan Allah yang menunjukkan keteraturan ciptaan-Nya. Allah berfirman dalam QS. Ar-Rum ayat 23:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَامُكُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَابْتِغَاۤؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ

Artinya:
“Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang serta usahamu mencari sebagian karunia-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagi kaum yang mendengarkan.” (QS. Ar-Rum: 23)

Ayat ini menegaskan bahwa tidur bukan hanya kebutuhan biologis, tetapi juga bagian dari sistem kehidupan yang Allah atur secara sempurna. Manusia tidak bisa mengabaikan peran tidur karena Allah menjadikannya bagian dari keseimbangan hidup.

Baca Juga :  Bergembira dengan Al-Qur’an, Karunia yang Tak Tertandingi

Pandangan Ibnu Asyur tentang Hakikat Tidur

Seorang ulama tafsir besar, Ibnu Asyur, menjelaskan bahwa tidur merupakan salah satu kondisi paling menakjubkan yang dialami manusia dan hewan.

Ia menegaskan bahwa Allah menciptakan sistem pada jaringan saraf otak manusia yang memungkinkan tubuh memulihkan kekuatan setelah kelelahan aktivitas.

Dalam karyanya At-Tahrir wat Tanwir, ia menjelaskan:

وَحَالَةُ النَّوْمِ حَالَةٌ عَجِيبَةٌ مِنْ أَحْوَالِ الْإِنْسَانِ وَالْحَيَوَانِ إِذْ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ فِي نِظَامِ أَعْصَابِ دِمَاغِهِ قَانُونًا يَسْتَرِدُّ بِهِ قُوَّةَ مَجْمُوعِهِ الْعَصَبِيِّ بَعْدَ أَنْ يَعْتَرِيَهُ فَشَلُ الْإِعْيَاءِ مِنْ إِعْمَالِ عَقْلِهِ وَجَسَدِهِ فَيَعْتَرِيَهُ شِبْهُ مَوْتٍ يُخَدِّرُ إِدْرَاكَهُ وَلَا يُعَطِّلُ حَرَكَاتِ أَعْضَائِهِ الرَّئِيسِيَّةَ وَلَكِنَّهُ يُثَبِّطُهَا حَتَّى يَبْلُغَ مِنَ الزَّمَنِ مِقْدَارًا كَافِيًا لِاسْتِرْجَاعِ قُوَّتِهِ فَيُفِيقُ مِنْ نَوْمَتِهِ وَتَعُودُ إِلَيْهِ حَيَاتُهُ كَامِلَةً

Artinya, tidur menjadi mekanisme alami yang menurunkan aktivitas kesadaran, tetapi tetap menjaga fungsi vital tubuh seperti pernapasan dan detak jantung. Tubuh kemudian memanfaatkan waktu ini untuk memulihkan sistem saraf secara menyeluruh.

Penjelasan ini menunjukkan bahwa tidur tidak terjadi secara acak, tetapi berjalan melalui sistem biologis yang sangat presisi.

Tidur sebagai “Kematian Kecil”

Ibnu Asyur juga menyebut tidur sebagai bentuk “kematian kecil”. Istilah ini menggambarkan kondisi ketika kesadaran manusia berhenti sementara, tetapi kehidupan tubuh tetap berjalan.

Dalam keadaan ini, manusia tidak menyadari lingkungan sekitar, tetapi organ vital tetap bekerja. Jantung terus berdetak, dan pernapasan tetap berlangsung meskipun dalam ritme yang lebih tenang.

Ketika bangun, tubuh kembali aktif secara penuh. Energi yang terkumpul selama tidur membuat manusia mampu berpikir lebih jernih dan bergerak lebih efektif.

Pandangan Islam tentang Adab Tidur Pagi

Dalam literatur Islam klasik, ulama juga membahas kebiasaan tidur di waktu pagi. Salah satu ulama yang membahasnya adalah Ibnu Muflih Al-Maqdisi.

Baca Juga :  Kritik Penafsiran “Ayat MBG” dalam Surah Quraisy

Ia menjelaskan bahwa tidur setelah Subuh dalam jumlah berlebihan dapat melemahkan tubuh. Menurutnya, waktu pagi seharusnya digunakan untuk aktivitas yang menggerakkan tubuh.

Ia menulis dalam Al-Adab asy-Syar‘iyyah:

فَنَوْمُ الصُّبْحَةِ مُضِرٌّ جِدًّا بِالْبَدَنِ؛ لِأَنَّهُ يُرْخِيهِ وَيُفْسِدُ الْعَضَلَاتِ الَّتِي يَنْبَغِي تَحْلِيلُهَا بِالرِّيَاضَةِ فَتُحْدِثُ تَكَسُّرًا وَعَنَاءً أَوْ ضَعْفًا، وَإِنْ كَانَ قَبْلَ الْبِرَازِ، وَالرِّيَاضَةِ وَإِشْغَالِ الْمَعِدَةِ بِشَيْءِ فَهُوَ الدَّاءُ الْعُضَالُ الْمُوَلِّدُ لِأَنْوَاعٍ مِنْ الْأَدْوَاءِ

Ia menjelaskan bahwa tidur pagi dapat melemahkan otot dan membuat tubuh kehilangan kekuatan alami. Ia juga menekankan bahwa tubuh pada pagi hari sebenarnya siap bergerak dan beraktivitas.

Dampak Tidur Setelah Subuh

Jika seseorang menjadikan tidur setelah Subuh sebagai kebiasaan, tubuh bisa kehilangan ritme alami. Tubuh menjadi lebih lambat, kurang aktif, dan tidak optimal dalam memulai aktivitas harian.

Sebaliknya, aktivitas fisik di pagi hari membantu melancarkan metabolisme tubuh. Gerakan ringan juga membantu meningkatkan energi dan menjaga kesehatan jangka panjang.

Karena itu, banyak ulama dan ahli kesehatan tradisional menekankan pentingnya memanfaatkan waktu pagi untuk aktivitas produktif.

Keseimbangan antara Tidur dan Aktivitas

Islam tidak melarang tidur, tetapi mengajarkan keseimbangan. Tubuh membutuhkan istirahat, tetapi juga membutuhkan gerak dan aktivitas.

Jika seseorang tidur terlalu sedikit, tubuh akan kelelahan. Namun jika seseorang tidur berlebihan, tubuh juga bisa kehilangan vitalitas.

Karena itu, manusia perlu mengatur pola tidur dengan bijak agar tubuh tetap sehat dan produktif.

Tidur dalam Islam Kesehatan Modern

Dalam konteks modern, penelitian medis juga mendukung pandangan ini. Tidur membantu:

  • Memperbaiki jaringan saraf
  • Menstabilkan hormon
  • Menguatkan daya ingat
  • Menjaga sistem imun

Hal ini menunjukkan bahwa ajaran Islam tentang tidur sejalan dengan ilmu kesehatan modern.(ust)

Berita Terkait

Hukum Doa Bersama Pahlawan Beda Agama dalam Islam
Menelisik Hukum Pajak dalam Islam dan Landasan Pungutan Negara
Fatwa Mudzakarah Ajengan PUI: Pinjaman Online dengan Bunga Hukumnya Haram
Hukum Membakar Sobekan Al-Qur’an Menurut Ulama Fikih Islam
Istri Bekerja Menolak Hubungan Ranjang, Ini Hukumnya Menurut Syariat
Hukum Produk Laut Mati dalam Tinjauan Fikih dan Tafsir
Hukum Utang Pulsa Darurat Menurut Syariat Islam
Tragedi Steve dan Sorotan Kesehatan Mental dalam Islam
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Hukum Doa Bersama Pahlawan Beda Agama dalam Islam

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Menelisik Hukum Pajak dalam Islam dan Landasan Pungutan Negara

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Fatwa Mudzakarah Ajengan PUI: Pinjaman Online dengan Bunga Hukumnya Haram

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:30 WIB

Hukum Membakar Sobekan Al-Qur’an Menurut Ulama Fikih Islam

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Istri Bekerja Menolak Hubungan Ranjang, Ini Hukumnya Menurut Syariat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB