Ketua Umum PBNU Gus Kikin Awali Kerja Perdana dengan Memantau Pojok Gus Dur

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz mengawali aktivitas perdananya di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).(poto: nuonline).

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz mengawali aktivitas perdananya di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).(poto: nuonline).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz mengawali aktivitas perdananya di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Pria yang akrab disapa Gus Kikin ini menyusuri sejumlah sudut kantor, termasuk mengunjungi ruang bersejarah Pojok Gus Dur.

Kehadiran sosok Ketua Umum PBNU Gus Kikin di ruang literasi tersebut didampingi oleh H Gudfan Arif Ghofur dan KH Samsul Ma’arif. Mereka menikmati momen perbincangan hangat di dalam ruangan yang menyimpan berbagai artefak dokumentasi KH Abdurrahman Wahid.

Menelusuri Ruang Jejak Pengabdian Sang Tokoh Bangsa

Pojok Gus Dur sejatinya merupakan bekas ruang kerja Gus Dur sewaktu memimpin PBNU selama tiga periode sejak 1984 hingga 1999. Tokoh bangsa ini terus memanfaatkan ruangan tersebut untuk menerima kunjungan tamu hingga akhir hayatnya.

PBNU kemudian merestui kawasan ini menjadi perpustakaan umum, ruang diskusi, dan pusat dokumentasi. Yayasan Bani Abdurrahman Wahid resmi mengelola fasilitas publik ini sejak dibuka kembali pada Agustus 2011.

Baca Juga :  Pondok Pesantren Bahrul Ulum Terima Wakaf Ambulans Menjelang Muktamar NU

Ruangan ini terus memperkaya koleksi literasi berupa tulisan, buku, foto, video, hingga rekaman kegiatan Gus Dur. Masyarakat umum dan para peneliti kerap menjadikan tempat ini sebagai rujukan utama untuk mendalami pemikiran sang mantan Presiden ke-4 RI.

Selain menyimpan barang sejarah, lokasi ini menjadi arena diskusi produktif bagi para kader NU dan tokoh nasional. Pengunjung dapat menyerap nilai-nilai perjuangan Gus Dur secara langsung melalui karya literasi yang tersaji rapi.

Akselerasi Penyusunan Struktur Kepengurusan PBNU Periode Baru

Selain menyusuri ruang bersejarah, Gus Kikin memanfaatkan momen pagi tersebut untuk menyapa jajaran staf dan karyawan di lingkungan PBNU. Beliau juga meninjau langsung ruang kerja yang bakal menjadi pusat aktivitasnya sebagai Ketua Umum PBNU.

Langkah silaturahmi ini menjadi pijakan awal sebelum jajaran struktur organisasi resmi terbentuk secara utuh. Gus Kikin menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan penyusunan kepengurusan PBNU periode 2026–2031.

Baca Juga :  KLH Gandeng Wahdah Islamiyah Dorong Gerakan Tobat Ekologis

“Kita akan susun semuanya, kita lengkapi semua organisasi yang ada di PBNU supaya segera bisa kita beraktivitas,” tegas Gus Kikin di Kantor PBNU.

Beliau menambahkan bahwa percepatan pembentukan pengurus sangat penting agar organisasi dapat langsung memberikan pelayanan nyata. PBNU bertekad melahirkan program-program strategis yang membawa kemaslahatan luas bagi seluruh umat.

Kunjungan ke Pojok Gus Dur ini juga menegaskan ikatan emosional serta garis keturunan yang kuat. Gus Kikin dan Gus Dur sama-sama merupakan cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari.

Hubungan kekerabatan tersebut membuat Gus Kikin aktif terlibat dalam pengelolaan kompleks pemakaman keluarga di Pesantren Tebuireng, Jombang. Hingga saat ini, makam Gus Dur dan KH Hasyim Asy’ari tetap terbuka bagi masyarakat umum yang ingin berziarah.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB