MUI dan LAZ Petakan Program Pemulihan Pascagempa NTT

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berjalan di dekat bangunan Masjid Al-Istiqomah Ronting yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).(poto: istimewa).

Warga berjalan di dekat bangunan Masjid Al-Istiqomah Ronting yang rusak akibat gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8/2026).(poto: istimewa).

Jakarta, dorlanhikmah.com – Majelis Ulama Indonesia bersama lembaga amil zakat menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat pemulihan pascagempa NTT MUI. Langkah pemetaan ini bertujuan memastikan seluruh penyalur bantuan rehabilitasi menyasar kebutuhan prioritas warga secara tepat sasaran.

Wasekjen MUI Bidang Penanggulangan Bencana Mabroer MS menyampaikan pernyataan resmi tersebut langsung dari Jakarta pada Rabu. Pihaknya menerjunkan tim asesmen khusus guna menyisir lokasi terdampak bencana secara menyeluruh.

Tim survei tersebut mengemban tugas lapangan selama lima hari penuh di wilayah terdampak. Mereka mengumpulkan data akurat mengenai tingkat kerusakan infrastruktur serta kebutuhan vital para warga.

Hasil peninjauan lapangan ini menjadi landasan utama penyusunan program pemulihan bersama lembaga amil zakat. Langkah penanganan gempa bumi kini resmi memasuki tahap pemulihan jangka menengah dan panjang.

MUI sendiri telah menuntaskan penyaluran logistik bantuan darurat tak lama setelah guncangan gempa berakhir. Kini fokus penanganan bergeser penuh pada penataan ulang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Mengapa Lombok Menyandang Predikat Pulau Seribu Masjid?

Fasilitas Keagamaan dan Pendidikan Jadi Fokus Pemulihan Utama

Dampak guncangan gempa bumi tidak hanya merusak tempat tinggal tempat bermukim warga NTT. Sejumlah sarana vital yang menjadi pusat aktivitas keagamaan dan pendidikan turut mengalami kerusakan fisik.

MUI menempatkan perbaikan fasilitas keagamaan serta sarana pendidikan Islam sebagai prioritas kerja utama. Pihaknya memberikan perhatian besar pada bangunan fisik yang hancur akibat gempa bumi.

Wasekjen MUI menjelaskan tim lapangan sedang mengkaji skema perbaikan sarana publik tersebut. Pihaknya mempertimbangkan opsi renovasi bangunan atau pembangunan ulang total sesuai kondisi nyata lapangan.

Berdasarkan laporan awal, banyak bangunan masjid serta musala warga mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, satu sarana pondok pesantren setempat juga terdampak guncangan gempa bumi tersebut.

MUI bersama tim asesmen mematangkan rencana teknis untuk memulihkan seluruh tempat ibadah. Upaya rekonstruksi ini mengembalikan fungsi sarana keagamaan sebagai pusat kegiatan warga setempat.

Baca Juga :  MPLS SIT Ad-Dhuha Sukses Gelar Outbound Bela Negara

Kolaborasi Lintas Lembaga Dorong Pemulihan Sektor Pendidikan Anak

Mabroer menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berhenti pada penyerahan bantuan logistik semata. Pemulihan kehidupan masyarakat memerlukan kolaborasi erat dan sinergi berkelanjutan dari berbagai elemen.

Kerja sama solid bersama lembaga amil zakat mempercepat proses rekonstruksi tempat belajar. Pemulihan fisik lingkungan harus mampu menjamin keberlangsungan masa depan generasi muda di daerah terdampak.

MUI menaruh perhatian khusus agar anak-anak segera kembali menjalani aktivitas pendidikan seperti biasa. Proses pembelajaran yang normal membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak pascabencana secara efektif.

Pemulihan sarana pendidikan memberikan ruang aman bagi anak-anak untuk kembali belajar dan bermain. Langkah ini menjadi tumpuan utama dalam membangkitkan kembali semangat belajar murid di sekolah.

MUI berharap penyintas gempa dapat bangkit menata kehidupan mereka kembali dengan penuh optimisme. Sinergi seluruh pihak membawa harapan baru bagi pemulihan masyarakat NTT secara menyeluruh.(ust)

Berita Terkait

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari
Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda
Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren
Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026
Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat
Dua Tahun Kawal Asta Cita, Kemenag Perkuat Pengawasan Internal Bersih Melayani
Siswa MAN IC Pekalongan Borong Tiga Medali Ajang FIKSI 2026 di Bali
Kemenag Bekukan Aktivitas Ponpes Dar Et Tauhid Bekasi Usai Kasus Asusila Terkuak
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Kemenag Latih Pendamping Santri Cegah Kekerasan di Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:15 WIB

Jadwal Salat Kota Sungai Penuh Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kanwil Kemenag Jambi Kawal Rapor Dua Tahun Asta Cita demi Manfaat Umat

Berita Terbaru

Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi mengawal langsung survei kerukunan umat beragama di Kabupaten Batang Hari.(poto: jambi.kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Jambi Awasi Survei Kerukunan di Batang Hari

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:56 WIB

Kegiatan gelar wicara bertajuk “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda” dalam ajang Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).(poto: republika).

Berita Islam

Bank BSN Rilis KPR Tenor 40 Tahun untuk Pekerja Muda

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:39 WIB

Gus Nadir.(poto: istimewa).

Pendidikan

Santri Masa Kini Mesti Kuasai AI dan Keterampilan Digital

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:32 WIB

Ponpes THOHIR YASIN Lendang Nangka-Masbagik-Lombok Timur(poto: istimewa).

Sejarah

Menelusuri Jejak Sejarah Pesantren dan Makna Santri

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:17 WIB

Isim Isyarah.

Bahasa Arab

Panduan Lengkap Isim Isyarah: Jenis dan Contoh Kalimat

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:56 WIB