Tebo, dorlanhikmah.com – Lapangan Mini Soccer MTs Negeri 7 Bungo mendadak riuh oleh sorak-sorai ratusan siswa pada Sabtu (15/8/2026). Kemeriahan ini menandai pembukaan ajang olahraga tahunan Liga Madrasah 2026 MTsN 7 Bungo yang melibatkan seluruh warga sekolah.
Siswa dari kelas VII, VIII, hingga IX berkumpul bersama untuk memulai rangkaian kompetisi sengit ini. Atmosfer penuh semangat menyelimuti area arena sejak pagi hari saat para peserta bersiap memperebutkan gelar juara.
Kepala MTsN 7 Bungo, Firdaus AR, membuka secara langsung seluruh rangkaian pertandingan seru ini. Beliau melakukan aksi tendangan pertama atau kick-off di tengah lapangan sebagai simbol dimulainya kompetisi resmi.
Pengocokan Tim Acak Ciptakan Keseimbangan Persaingan Liga
Ketua OSIM sekaligus Ketua Panitia, Refan Al-Ihksan, menjelaskan bahwa pihak panitia sengaja mengacak seluruh peserta. Sistem acak ini menggabungkan siswa kelas VII, VIII, dan IX agar setiap tim memiliki kekuatan yang seimbang.
Langkah inovatif tersebut bertujuan menciptakan persaingan yang adil serta mempererat tali silaturahmi antarjenjang. Seluruh peserta diwajibkan mematuhi jadwal ketat dan peraturan resmi yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.
Refan menegaskan bahwa kompetisi ini tidak sekadar mengejar piala atau meningkatkan kebugaran fisik belaka. Ajang ini menjadi wadah efektif untuk menanamkan nilai disiplin, kerja sama, dan sportivitas tinggi di jiwa para siswa.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kepala Madrasah, dewan guru, serta seluruh tenaga kependidikan atas dukungan penuh mereka. Panitia berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban selama turnamen berlangsung agar acara berjalan lancar tanpa kendala.
Dua Cabang Olahraga Utama Warnai Arena Pertandingan
Panitia menggelar dua cabang olahraga populer yang disesuaikan dengan minat para peserta. Siswa putra berkompetisi dalam cabang mini soccer, sementara siswi putri menunjukkan kebolehan mereka dalam cabang bola voli.
Kedua cabang olahraga tersebut di selenggarakan di area lapangan madrasah sesuai jadwal terstruktur. Penonton menyajikan dukungan meriah untuk membakar semangat para pemain yang berlaga di arena secara sportif.
Kepala Madrasah, Firdaus AR, menegaskan bahwa lembaga pendidikan madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik dan keagamaan. Pihaknya terus memberikan ruang seluas-luasnya bagi siswa untuk mengembangkan potensi nonakademik, khususnya di bidang olahraga dan seni.
Melalui ajang ini, sekolah berharap dapat menemukan bibit-bibit berbakat yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi. Pembinaan bakat secara berkesinambungan menjadi kunci utama madrasah dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.
Firdaus mengajak seluruh atlet muda untuk bertanding dengan penuh rasa percaya diri dan semangat pantang menyerah. Beliau mengingatkan bahwa kemenangan sejati terletak pada kejujuran dan rasa saling menghargai di lapangan pertandingan.(ust)







Komentar