Kisah Basri dan Jusmiarni, Peserta MTQ Nasional 2026 Cacat Netra Asal Kerinci dan Tanjung Jabung Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

M. Basri (45) dari Tanjung Jabung Barat dan Jusmiarni (36) dari Kerinci peserta MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Jawa Tengah.(Poto: kanwil kemenag jambi).

M. Basri (45) dari Tanjung Jabung Barat dan Jusmiarni (36) dari Kerinci peserta MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Jawa Tengah.(Poto: kanwil kemenag jambi).

Semarang, dorlanhikmah.com – M. Basri (45) dari Tanjung Jabung Barat dan Jusmiarni (36) dari Kerinci menunjukkan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak mengenal batas usia maupun kondisi fisik. Keduanya hadir memperkuat Kafilah Provinsi Jambi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Jawa Tengah.

Basri dan Jusmiarni melangkah percaya diri untuk tampil pada cabang Tilawah Golongan Cacat Netra. Keikutsertaan mereka di panggung nasional ini berawal dari semangat belajar yang kuat serta pembinaan rutin di daerah hingga dipercaya membawa nama Provinsi Jambi.

Perjuangan Melantunkan Ayat Suci Al-Qur’an Tanpa Batas

Bagi kedua qari dan qariah tersebut, Al-Qur’an bukan sekadar bacaan untuk memenangkan kompetisi. Kalam ilahi ini telah menjadi bagian utama dari perjalanan hidup mereka dalam menimba ilmu serta mengasah potensi diri.

Baca Juga :  Pembinaan Guru Madrasah Sungai Penuh Perkuat Kualitas Pendidikan dan EMIS

Keterbatasan penglihatan sama sekali tidak menyurutkan tekad Basri dan Jusmiarni untuk terus berlatih. Keduanya terus menyempurnakan alunan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan ketekunan yang luar biasa.

Keberhasilan mereka menembus tingkat nasional membuktikan efektivitas pembinaan keagamaan yang berjalan secara berkelanjutan di daerah. Pemerintah daerah terus memberikan ruang dan kesempatan setara bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para penyandang disabilitas.

Dukungan tersebut memungkinkan para peserta mengembangkan bakat seni baca Al-Qur’an hingga mampu bersaing di tingkat nasional. Langkah ini menunjukkan sinergi positif antara semangat individu dan fasilitas pembinaan yang memadai.

Baca Juga :  Aksi Keteguhan Jamaah Menembus Pengetatan Akses Yerusalem

Pesan Penting Dari Panggung MTQ Nasional XXXI

Kehadiran Basri dan Jusmiarni pada MTQ Nasional XXXI membawa makna mendalam bagi syiar keagamaan. Ajang ini terbukti tidak hanya berfokus pada pencapaian juara, tetapi juga memperluas kesempatan belajar bagi siapa saja.

Kisah mereka menjadi gambaran nyata bahwa pembinaan Al-Qur’an dapat tumbuh subur di tengah masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang. Nilai-nilai inklusivitas ini memberikan inspirasi besar bagi peserta lain maupun masyarakat luas.

Perjalanan dari Jambi menuju panggung nasional ini menyampaikan pesan sederhana namun sangat kuat kepada publik. Keterbatasan fisik bukan menjadi alasan untuk berhenti mencintai, mempelajari, dan mengamalkan isi Al-Qur’an.(ust)

Berita Terkait

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo
Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar
100 Kata-Kata Mutiara Suami Istri Penuh Makna Islami
Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:51 WIB

Al-Azhar Buka Peluang Pelatihan Dai Mahasiswa Indonesia Berkelanjutan di Kairo

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:56 WIB

FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator

Berita Terbaru

Ilustrasi membaca Al-Qur'an.(poto: AI).

Al-Qur'an

Hukum Tajwid dan Seni Baca Al-Qur’an: Mana Lebih Utama?

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:13 WIB

Ilustrasi tilawah Al-Qur'an di masjid sebagai amalan terbaik sesuai tuntutan waktu.(poto: AI).

Fiqih

Ibadah yang Paling Utama Menurut Ibnul Qayyim

Sabtu, 10 Okt 2026 - 18:01 WIB

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB