Semarang, dorlanhikmah.com – Kafilah Provinsi Jambi kembali melanjutkan perjuangannya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat nasional. Langkah finalis MTQ asal Jambi, Helfina Eka Pumiyo, mewarnai persaingan ketat pada babak puncak ajang bergengsi tersebut.
Sesuai jadwal panitia, arena utama menggelar babak final Tilawah Golongan Remaja Puteri pada Jumat (18/09/2026) mulai pukul 13.30 WIB. Arena perlombaan riuk oleh dukungan penonton saat peserta nomor urut Helfina melantunkan ayat suci.
Perjalanan Helfina menuju babak pamungkas membutuhkan kerja keras serta ketenangan tingkat tinggi. Ia berhasil merebut tiket final setelah mengandaskan puluhan pesaing sengit dari berbagai provinsi.
Dewan hakim menempatkan Helfina di urutan kedua pada babak penyisihan sebelumnya. Capaian manis itu ia raih setelah mengungguli 35 peserta lain dari seluruh wilayah Indonesia.
Kehadiran Helfina di panggung utama menyusul kesuksesan wakil Jambi lainnya pada sesi pagi. Sebelumnya, Abyzar Ramadhan sudah lebih dulu menyelesaikan penampilannya di cabang Tilawah Golongan Anak-Anak Putera.
Usai merampungkan penampilannya, Helfina langsung menerima sambutan hangat dari pejabat daerah. Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dr. H. Abd Rahman, mendampingi langsung peserta di lokasi.
Perjuangan Kafilah Jambi Raih Apresiasi Tinggi Kemenag
Abd Rahman menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran penampilan kedua duta daerah tersebut. Ia menilai para peserta sudah memberikan kemampuan terbaik mereka sepanjang perlombaan berlangsung.
Pihak Kanwil Kemenag Jambi terus memantau perkembangan fisik dan mental para qari serta qariah. Pendampingan melekat menjadi kunci utama menjaga stamina peserta selama berada di kota penyelenggara.
Menurut Abd Rahman, panggung final ini lahir dari proses pembinaan panjang sebelum keberangkatan. Tim pelatih menggembleng para peserta melalui berbagai tahapan pemusatan latihan daerah.
Pengalaman berharga di tingkat nasional ini hendaknya memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak. Ilmu yang mereka dapatkan harus terus terasah meski kompetisi telah usai.
Ajang MTQ Nasional tidak hanya bertujuan menjarag piala atau meraih gelar juara semata. Wadah ini menjadi sarana ampuh untuk memperdalam kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Pihak Kemenag meminta para peserta terus mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan membaca Al-Qur’an wajib membudaya di tengah keluarga dan masyarakat.
Masyarakat Jambi Satukan Doa Demi Hasil Terbaik
Jajaran pejabat Kemenag Jambi optimistis terhadap kualitas lantunan ayat dari kedua finalis. Mereka meyakini dewan hakim akan memberikan penilaian secara obyektif dan adil.
Abd Rahman memohon kerendahan hati seluruh warga Provinsi Jambi untuk memberikan dukungan moral. Doa bersama masyarakat menjadi dorongan spiritual yang sangat berarti bagi para kafilah.
Masyarakat dapat menyaksikan perjuangan duta daerah melalui siaran langsung di kanal resmi. Dukungan positif dari kampung halaman terbukti membakar semangat para peserta di panggung nasional.
Dukungan publik mengalir deras melalui berbagai platform media sosial resmi Kemenag Jambi. Warganet ramai-ramai mengirimkan pesan semangat untuk Abyzar dan Helfina.
Keberhasilan dua wakil Jambi menembus babak puncak membuktikan kualitas pembinaan keagamaan daerah. Pemprov Jambi terus berkomitmen mendukung program pencetakan generasi Qur’ani secara berkelanjutan.
Seluruh masyarakat kini menanti pengumuman juara resmi dari dewan hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Apapun hasilnya, perjuangan para kafilah telah membanggakan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional.(ar)










Komentar