Finalis MTQ Asal Jambi Tampil Memukau di Babak Final Tilawah Remaja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Helfina Eka Pumiyo, finalis MTQ asal Jambi(poto: kemenagjambi).

Helfina Eka Pumiyo, finalis MTQ asal Jambi(poto: kemenagjambi).

Semarang, dorlanhikmah.com – Kafilah Provinsi Jambi kembali melanjutkan perjuangannya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an tingkat nasional. Langkah finalis MTQ asal Jambi, Helfina Eka Pumiyo, mewarnai persaingan ketat pada babak puncak ajang bergengsi tersebut.

Sesuai jadwal panitia, arena utama menggelar babak final Tilawah Golongan Remaja Puteri pada Jumat (18/09/2026) mulai pukul 13.30 WIB. Arena perlombaan riuk oleh dukungan penonton saat peserta nomor urut Helfina melantunkan ayat suci.

Perjalanan Helfina menuju babak pamungkas membutuhkan kerja keras serta ketenangan tingkat tinggi. Ia berhasil merebut tiket final setelah mengandaskan puluhan pesaing sengit dari berbagai provinsi.

Dewan hakim menempatkan Helfina di urutan kedua pada babak penyisihan sebelumnya. Capaian manis itu ia raih setelah mengungguli 35 peserta lain dari seluruh wilayah Indonesia.

Kehadiran Helfina di panggung utama menyusul kesuksesan wakil Jambi lainnya pada sesi pagi. Sebelumnya, Abyzar Ramadhan sudah lebih dulu menyelesaikan penampilannya di cabang Tilawah Golongan Anak-Anak Putera.

Usai merampungkan penampilannya, Helfina langsung menerima sambutan hangat dari pejabat daerah. Kepala Bidang Penais Zawa Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dr. H. Abd Rahman, mendampingi langsung peserta di lokasi.

Baca Juga :  Kota Jambi Terpilih Menjadi Lokasi Program Kota Wakaf 2026

Perjuangan Kafilah Jambi Raih Apresiasi Tinggi Kemenag

Abd Rahman menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kelancaran penampilan kedua duta daerah tersebut. Ia menilai para peserta sudah memberikan kemampuan terbaik mereka sepanjang perlombaan berlangsung.

Pihak Kanwil Kemenag Jambi terus memantau perkembangan fisik dan mental para qari serta qariah. Pendampingan melekat menjadi kunci utama menjaga stamina peserta selama berada di kota penyelenggara.

Menurut Abd Rahman, panggung final ini lahir dari proses pembinaan panjang sebelum keberangkatan. Tim pelatih menggembleng para peserta melalui berbagai tahapan pemusatan latihan daerah.

Pengalaman berharga di tingkat nasional ini hendaknya memberikan dampak positif bagi masa depan anak-anak. Ilmu yang mereka dapatkan harus terus terasah meski kompetisi telah usai.

Ajang MTQ Nasional tidak hanya bertujuan menjarag piala atau meraih gelar juara semata. Wadah ini menjadi sarana ampuh untuk memperdalam kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Pihak Kemenag meminta para peserta terus mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan membaca Al-Qur’an wajib membudaya di tengah keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Warga Tanjung Agung dan Satgas TMMD Ke-129 Kodim Bungo Renovasi Langgar Al-Hikmah

Masyarakat Jambi Satukan Doa Demi Hasil Terbaik

Jajaran pejabat Kemenag Jambi optimistis terhadap kualitas lantunan ayat dari kedua finalis. Mereka meyakini dewan hakim akan memberikan penilaian secara obyektif dan adil.

Abd Rahman memohon kerendahan hati seluruh warga Provinsi Jambi untuk memberikan dukungan moral. Doa bersama masyarakat menjadi dorongan spiritual yang sangat berarti bagi para kafilah.

Masyarakat dapat menyaksikan perjuangan duta daerah melalui siaran langsung di kanal resmi. Dukungan positif dari kampung halaman terbukti membakar semangat para peserta di panggung nasional.

Dukungan publik mengalir deras melalui berbagai platform media sosial resmi Kemenag Jambi. Warganet ramai-ramai mengirimkan pesan semangat untuk Abyzar dan Helfina.

Keberhasilan dua wakil Jambi menembus babak puncak membuktikan kualitas pembinaan keagamaan daerah. Pemprov Jambi terus berkomitmen mendukung program pencetakan generasi Qur’ani secara berkelanjutan.

Seluruh masyarakat kini menanti pengumuman juara resmi dari dewan hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Apapun hasilnya, perjuangan para kafilah telah membanggakan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional.(ar)

Berita Terkait

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia
Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026
Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik
Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional
Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang
Dua Kakak Beradik Asal Rembang Raih Prestasi MTQ Nasional 2026
Rebut 6 Gelar Dunia, Ini Profil H Syamsuri Firdaus Qari Asal Bima
Syamsuri Firdaus Raih Juara 1 MTQ Nasional 2026 di Semarang
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:57 WIB

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik

Minggu, 20 September 2026 - 15:44 WIB

Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 15:31 WIB

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang

Berita Terbaru

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama resmi menggelar peluncuran e-SMART KOMITE Kemenag di Jakarta pada Selasa (22/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Madrasah

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:29 WIB

Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan logo Hari Santri 2026 beserta rangkaian agenda nasional di Jakarta.(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:42 WIB

Sunnah mengangkat tangan saat Shalat di 4 tempat.(ilustrasi poto: AI)

Fiqih

4 Posisi Mengangkat Tangan Dalam Shalat Sesuai Sunnah

Senin, 21 Sep 2026 - 17:14 WIB

Saat mau sujud, tangan dulu atau lutut dulu.simak penjelasannya.(poto: ilustrasi: istimewa).

Fiqih

Lutut atau Tangan Dulu Saat Sujud? Ini Penjelasan Fiqih

Senin, 21 Sep 2026 - 17:05 WIB