Jakarta, dorlanhikmah.com – Pemkab Majalengka mendukung penuh pengusulan KH Abbas Abdul Jamil sebagai Pahlawan Nasional. Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan komitmen ini saat menghadiri seminar nasional di Leuwimunding pada Ahad (9/8/2026).
Acara ini menghadirkan Guru Besar Sejarah UIN Jakarta, Prof Usep Abdul Matin. Selain itu, Ketua Umum Pergunu, Prof KH Asep Saifuddin Chalim, juga hadir memberi dukungan.
Peran KH Abbas Abdul Jamil
KH Abbas memimpin laskar santri Jawa Barat saat menyambut seruan Resolusi Jihad. Selanjutnya, beliau memimpin pertempuran mempertahankan kemerdekaan pada 10 November 1945 di Surabaya.
Tokoh ini juga menentukan momentum serangan subuh di Surabaya. Oleh karena itu, beliau mendapat julukan Singa dari Jawa Barat.
Kelengkapan Dokumen Sumber Primer Sejarah
TP2GP mencatat pengusulan ini memiliki data sejarah yang sangat lengkap. Tim berhasil mengumpulkan 74 sumber primer serta 23 sumber sekunder.
Bahkan, dokumen kolonial Belanda mencatat aktivitas beliau sebagai ancaman besar. Sebab, beliau berhasil membangun jaringan perlawanan melalui pesantren dan Tarekat Tijaniyah.
Pelopor Pembaruan Pendidikan Pesantren Modern
Selain berjuang di medan perang, KH Abbas memperbarui sistem pendidikan pesantren sejak 1920-an. Beliau memasukkan ilmu pengetahuan umum ke dalam kurikulum Buntet Pesantren Cirebon.
Oleh sebab itu, Pemkab Majalengka terus mendorong penguatan argumentasi ilmiah ini. Langkah tersebut bertujuan agar pemerintah segera menetapkan beliau sebagai Pahlawan Nasional.(ust)







Komentar