Ponpes Addhuha Bungo Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Addhuha Kabupaten Bungo pada Senin (24/8/2026).(poto: oegopost.id).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Addhuha Kabupaten Bungo pada Senin (24/8/2026).(poto: oegopost.id).

Bungo, dorlanhikmah.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi Pondok Pesantren (Ponpes) Addhuha Kabupaten Bungo pada Senin (24/8/2026). Oleh karena itu, seluruh keluarga besar pesantren dan warga sekitar mengikuti kegiatan keagamaan tersebut dengan sangat khidmat.

Selain itu, pengelola pesantren memanfaatkan momen berharga ini sebagai sarana refleksi untuk meneladani perjuangan Rasulullah. Akibatnya, acara tersebut sekaligus memperkuat proses pembentukan karakter seluruh santri di lingkungan pesantren.

Meneladani Akhlak Dan Kepedulian Sosial Rasulullah

Selanjutnya, pihak pesantren menghadirkan Ustadz Nur Alam, S.Pd., untuk menyampaikan tausiyah keagamaan di hadapan jamaah. Hasilnya, pimpinan pesantren, para ustadz, santri, serta masyarakat sekitar memadati lokasi acara sejak pagi hari.

Bahkan, Ustadz Nur Alam mengingatkan hadirin bahwa ajaran Islam membawa perubahan besar bagi peningkatan derajat manusia. Oleh sebab itu, beliau menekankan pentingnya membangun kehidupan masyarakat melalui penguasaan ilmu, kejujuran, dan akhlak mulia.

Dalam ceramahnya, beliau menegaskan bahwa rasa cinta kepada Nabi Muhammad membutuhkan bukti nyata dari setiap muslim. Maka dari itu, umat Islam harus mewujudkan rasa cinta tersebut melalui tindakan serta perilaku sehari-hari.

Sebab itulah, beliau meminta seluruh santri meneladani sikap kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial Rasulullah secara konsisten. Kemudian, nilai-nilai luhur tersebut wajib menjadi landasan utama santri dalam mengarungi kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  FKPP Bungo Pererat Silaturahim dan Sinergi Antarpondok Pesantren

Menghadapi Tantangan Era Digital Di Pesantren

Di samping itu, Ustadz Nur Alam juga menyoroti peran strategis generasi muda dalam menjaga tradisi keislaman. Oleh karena itu, beliau mengingatkan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan harus selalu berjalan seiring dengan perbaikan akhlak.

Menurutnya, kecerdasan tanpa pondasi moral tentu akan membuat seseorang kehilangan arah dalam menempuh kehidupan. Maka, pendidik harus membekali generasi penerus dengan keteladanan nyata yang sesuai dengan ajaran Rasulullah.

Sementara itu, perkembangan teknologi informasi dan media sosial membawa tantangan besar bagi pendidikan karakter anak muda. Akibatnya, santri masa kini membutuhkan ketahanan moral yang kuat agar tidak terpengaruh dampak negatif digitalisasi.

Oleh sebab itu, lingkungan pesantren memegang peran vital dalam membina disiplin serta kebiasaan ibadah para santri. Dengan demikian, pola pendidikan tersebut membentuk kepribadian santri agar matang secara intelektual maupun moral.

Pada akhirnya, keteladanan Nabi Muhammad menjadi acuan utama dalam menggembleng mentalitas santri menghadapi perubahan zaman. Oleh karena itu, pihak lembaga pendidikan terus mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Mencetak Generasi Berilmu Dan Berakhlak Mulia

Selaras dengan hal tersebut, Pimpinan Ponpes Addhuha, Dr. Mukhlisin, menilai peringatan Maulid memberikan dampak positif bagi sikap santri. Sebab, lembaga pendidikan keagamaan harus mampu melahirkan lulusan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Baca Juga :  Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus

Oleh sebab itu, Dr. Mukhlisin menegaskan bahwa peringatan keagamaan di pesantrennya bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Sebaliknya, pihaknya berupaya keras mencetak generasi yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki keteguhan iman.

Bahkan, pesantren memikul tanggung jawab besar untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan yang mampu beradaptasi. Dengan demikian, pondasi akhlak Rasulullah menjadi pijakan utama agar santri tidak kehilangan arah di era modern.

Maka dari itu, pimpinan pesantren berharap para santri menerapkan seluruh pesan penceramah dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, santri harus mampu menunjukkan perubahan perilaku positif setelah mengikuti kegiatan keagamaan tersebut.

Selain itu, Dr. Mukhlisin menjelaskan bahwa ukuran keberhasilan pendidikan tidak hanya terlihat dari nilai akademik belaka. Sebaliknya, rasa hormat kepada guru dan kepedulian sosial menjadi indikator utama keberhasilan proses belajar.

Pada akhirnya, peringatan Maulid Nabi di Ponpes Addhuha berhasil menyatukan nilai keagamaan dengan tuntutan pendidikan modern. Oleh sebab itu, Ponpes Addhuha berkomitmen terus melahirkan lulusan berakhlak mulia demi kemajuan masyarakat dan negara.(ust)

Berita Terkait

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj
Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi
FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional
UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator
PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar
100 Kata-Kata Mutiara Suami Istri Penuh Makna Islami
Fenomena Kalender Hijriah 2039 Hadirkan Dua Musim Haji Sekaligus
Cara Mengurus Buku Nikah Pengganti di KUA Resmi
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Masuk Wantimpres Prabowo, Ini Profil Said Aqil Siroj

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Beri Dukungan Penuh Kafilah MTQ Provinsi Jambi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:56 WIB

FOZ Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Amil Zakat Nasional

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

UAH Usulkan Kemenag Verifikasi Kompetensi Dai dan Konten Kreator

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:37 WIB

PBNU Siapkan SDM Profesional Masuk Pasar Kerja Qatar

Berita Terbaru

Ilustrasi skema alur akad ijarah dalam fikih muamalah, mengatur hak sewa manfaat tanpa memindahkan kepemilikan aset.(poto: AI).

Fiqih

Hukum Sisa Kuota Hangus dalam Fikih Islam dan Ijarah

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:12 WIB

Ilustrasi orang sedang Sujud.(poto: republika.id).

Fiqih

Catat, Inilah Batas Minimal Bacaan Shalat yang Benar

Kamis, 8 Okt 2026 - 14:41 WIB