Kanwil Kemenag Jambi Raih Anugerah Ekosistem Berdaya 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Jambi, Abd Rahman menerima penghargaan bergengsi tersebut di Aula GKB Lantai 10 Universitas Sultan Agung Semarang pada Kamis (17/9/2026).(poto: kemenagjambi).

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Jambi, Abd Rahman menerima penghargaan bergengsi tersebut di Aula GKB Lantai 10 Universitas Sultan Agung Semarang pada Kamis (17/9/2026).(poto: kemenagjambi).

Jambi, dorlanhikmah.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi kembali mengukir prestasi tingkat nasional dalam pengembangan ekosistem zakat wakaf. Selain itu, Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Jambi, Abd Rahman, sukses menerima Anugerah Ekosistem Berdaya 2026.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Jambi, Abd Rahman menerima penghargaan bergengsi tersebut di Aula GKB Lantai 10 Universitas Sultan Agung Semarang pada Kamis (17/9/2026). Oleh karena itu, apresiasi tingkat nasional ini menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan program pemberdayaan ekonomi berbasis keagamaan di wilayah Jambi.

Secara khusus, Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Ditjen Bimas Islam Kemenag RI menyerahkan penghargaan kategori Most Innovative Waqaf Model kepada Pondok Pesantren Irsyadul Ibad Kabupaten Batanghari. Hal ini karena pesantren tersebut berhasil mengembangkan program Inkubasi Wakaf Produktif yang memberikan dampak nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat.

Saat ini, pengembangan ekosistem zakat wakaf di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif yang konsisten dari tahun ke tahun. Maka dari itu, kehadiran inovasi ini membuktikan bahwa pengelolaan aset keagamaan mampu menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, penyelenggara mengusung tema Berdaya Bersama, Berakar pada Nilai, Terlihat Nyata: Zakat Wakaf untuk Kemandirian Umat dan Kelestarian Alam. Selanjutnya, forum nasional ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan zakat dan wakaf dari seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Finalis MTQ Asal Jambi Tampil Memukau di Babak Final Tilawah Remaja

Pemberian Anugerah Ekosistem Berdaya menjadi bentuk penghormatan atas kolaborasi nyata dalam pelaksanaan program pemberdayaan keagamaan. Dengan demikian, Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI memberikan apresiasi khusus bagi lembaga yang konsisten menciptakan dampak sosial.

Kehadiran program Inkubasi Wakaf Produktif di Ponpes Irsyadul Ibad Batanghari menjadi contoh sukses transformasi pengelolaan aset wakaf. Melalui skema ini, aset keagamaan diarahkan agar mampu mendatangkan manfaat ekonomi secara konsisten dan mandiri.

Secara aktif, pengelola pesantren memanfaatkan potensi wakaf produktif untuk menopang berbagai kegiatan operasional serta pemberdayaan santri. Di samping itu, langkah strategis ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sekitar wilayah Kabupaten Batanghari.

Inovasi Pengelolaan Wakaf Produktif Pesantren Irsyadul Ibad Batanghari

Seusai menerima penghargaan, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jambi Abd Rahman menyampaikan rasa syukur mendalam atas pencapaian bergengsi tersebut. Bahkan, pihaknya menjadikan penghargaan nasional ini sebagai pendorong semangat untuk memperluas jangkauan wakaf produktif di Jambi.

Selain itu, Abd Rahman berharap capaian Ponpes Irsyadul Ibad Batanghari memicu inspirasi bagi pesantren lain di seluruh Provinsi Jambi. Dengan begitu, masyarakat luas juga dapat mengambil pelajaran penting dalam mengoptimalkan potensi wakaf sebagai instrumen kesejahteraan.

Oleh sebab itu, Kemenag Jambi menegaskan komitmen kuat untuk mengawal tata kelola wakaf agar tidak sekadar berhenti sebagai aset diam. Sebaliknya, lembaga ini terus mendorong integrasi program kerja demi mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Menag Pimpin Doa HUT RI Ke-81, Ungkap Rekor Kerukunan 77,85%

Hasilnya, keterlibatan aktif pengelola zakat dan wakaf mempercepat akselerasi program pemberdayaan di tingkat tapak. Tidak hanya itu, langkah bersama ini membuka peluang usaha baru yang bermanfaat langsung bagi para santri dan warga sekitar.

Sinergi Lintas Sektor Mendorong Kemandirian Ekonomi Umat Jambi

Pada dasarnya, pencapaian skala nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah. Sebab, kolaborasi harmonis antarlembaga kunci menjadi syarat utama terciptanya pengelolaan wakaf yang akuntabel.

Oleh karena itu, Kanwil Kemenag Jambi terus menggandeng pengelola zakat, badan wakaf, serta akademisi untuk memperluas cakupan inkubasi. Langkah ini diambil guna menjamin keberlanjutan program dalam jangka panjang.

Keberhasilan program Inkubasi Wakaf Produktif ini makin membuktikan bahwa skema pemberdayaan berbasis nilai keagamaan mampu menjawab tantangan ekonomi. Pada akhirnya, hasil nyata dari program ini dapat langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat setempat.

Melalui penghargaan Anugerah Ekosistem Berdaya 2026, Kemenag Jambi membuktikan konsistensi dalam memajukan sektor keagamaan yang produktif. Harapannya, langkah nyata ini membawa dampak sosial berkelanjutan bagi kemajuan Provinsi Jambi.(ust)

Berita Terkait

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia
Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026
Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik
Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional
Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang
Dua Kakak Beradik Asal Rembang Raih Prestasi MTQ Nasional 2026
Rebut 6 Gelar Dunia, Ini Profil H Syamsuri Firdaus Qari Asal Bima
Syamsuri Firdaus Raih Juara 1 MTQ Nasional 2026 di Semarang
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:57 WIB

Menag Tegaskan Teknologi Harus Melayani Transformasi Digital Madrasah Indonesia

Rabu, 23 September 2026 - 07:42 WIB

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

Kemenag Kerinci Pacu PMPZI dan e-Monev Keterbukaan Informasi Publik

Minggu, 20 September 2026 - 15:44 WIB

Gontor Perkuat Filantropi Islam Lewat Izin LAZ Nasional

Minggu, 20 September 2026 - 15:31 WIB

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional 2026 di Semarang

Berita Terbaru

Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama resmi menggelar peluncuran e-SMART KOMITE Kemenag di Jakarta pada Selasa (22/9/2026).(poto: kemenag.go.id).

Teknologi

Kemenag Luncurkan e-SMART KOMITE untuk Madrasah

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:29 WIB

Kementerian Agama Republik Indonesia resmi meluncurkan logo Hari Santri 2026 beserta rangkaian agenda nasional di Jakarta.(poto: kemenag.go.id).

Berita Islam

Kemenag Resmi Meluncurkan Logo Hari Santri 2026

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:42 WIB

Sunnah mengangkat tangan saat Shalat di 4 tempat.(ilustrasi poto: AI)

Fiqih

4 Posisi Mengangkat Tangan Dalam Shalat Sesuai Sunnah

Senin, 21 Sep 2026 - 17:14 WIB

Saat mau sujud, tangan dulu atau lutut dulu.simak penjelasannya.(poto: ilustrasi: istimewa).

Fiqih

Lutut atau Tangan Dulu Saat Sujud? Ini Penjelasan Fiqih

Senin, 21 Sep 2026 - 17:05 WIB