Jambi, dorlanhikmah.com – Provinsi Jambi resmi menerima kepercayaan besar untuk mengawal penyelenggaraan STG Nasional XII yang bakal berlangsung pada 3 hingga 7 November 2026 mendatang. Kepercayaan skala nasional ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh elemen di Provinsi Jambi.
Untuk mematangkan langkah awal, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi langsung menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan majelis serta lembaga keagamaan Buddha. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Mahbub Daryanto memimpin langsung jalannya rapat strategis tersebut pada Minggu ini.
Dua pejabat penting turut mendampingi Mahbub dalam pertemuan tersebut, yakni Kepala Bagian Tata Usaha Faizan serta Pembimas Buddha Wiswadas. Seluruh pihak yang hadir berfokus membahas kesiapan teknis daerah dalam menjalankan peran sebagai tuan rumah.
Dukungan utama yang menjadi sorotan rapat meliputi pendampingan kontingen serta pemenuhan berbagai fasilitas pendukung di luar agenda utama perlombaan. Pihak Kemenag Jambi ingin memastikan seluruh kebutuhan logistik peserta dapat terpenuhi secara maksimal.
Mahbub Daryanto menekankan pentingnya membangun kebersamaan seluruh pihak demi menyukseskan gelaran Swayamvara Tripitaka Gatha tingkat nasional tersebut. Menurutnya, ukuran keberhasilan tuan rumah tidak hanya terlihat dari kelancaran acara, tetapi juga pada kepuasan pelayanan bagi para tamu.
Pihaknya bertekad memberikan pelayanan terbaik agar seluruh kontingen membawa pulang kesan positif selama berada di bumi Sepucuk Jambi Lurah. Pelayanan maksimal tersebut akan terencana secara rapi mulai dari proses penyambutan awal, masa tinggal, hingga jadwal kepulangan peserta.
Koordinasi Intensif Bersama Panitia Pusat dan Pemerintah Daerah
Langkah krusial yang kini sedang berjalan adalah menjalin komunikasi serta koordinasi yang sangat intensif dengan panitia pusat. Komunikasi terbuka ini meminimalisasi potensi kendala teknis serta mematangkan seluruh peta kebutuhan peserta di lapangan.
Melalui koordinasi mendalam, panitia daerah dapat memetakan detail kebutuhan setiap kontingen secara akurat dari jauh-jauh hari. Informasi yang detail akan memudahkan petugas lapangan saat menyambut ribuan peserta dari berbagai penjuru tanah air.
Selain memperkuat komunikasi dengan pusat, Mahbub juga mengarahkan timnya untuk segera membangun koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Jambi. Pertemuan lintas instansi ini sangat penting untuk menyelaraskan fasilitas daerah dengan agenda besar berskala nasional tersebut.
Sinergi bersama pemerintah daerah akan membuka ruang dukungan yang lebih luas, mulai dari kesiapan transportasi, keamanan, hingga fasilitas umum. Langkah gotong royong ini menjadi kunci utama dalam menciptakan iklim penyelenggaraan acara yang aman dan nyaman.
Tidak berhenti di tingkat provinsi, Kanwil Kemenag Jambi juga merangkul seluruh jajaran Kementerian Agama tingkat Kabupaten dan Kota. Pelibatan menyeluruh ini bertujuan untuk memperkuat barisan internal serta membangun rasa kepemilikan bersama atas agenda nasional ini.
Dengan keterlibatan aktif Kemenag Kabupaten dan Kota, alur kerja panitia daerah akan menjadi jauh lebih solid dan responsif. Semua lini bakal bergerak bersama dalam satu komando untuk menyukseskan ajang keagamaan Buddha terbesar di Indonesia ini.
Melalui kolaborasi kuat antara Kemenag, pemerintah daerah, panitia pusat, dan organisasi keagamaan, persiapan Jambi dapat berjalan sangat optimal. Seluruh pihak optimistis Provinsi Jambi mampu menghadirkan suasana hangat, ramah, dan berkesan bagi seluruh kontingen se-Indonesia.(ust)










Komentar